Turun ke Masyarakat, Bobby Jayanto Jaring Aspirasi Warga Pelantar

by -94 views
Ketua Komisi I DPRD Provinsi Kepri Bobby Jayanto saat menjaring aspirasi masyarakat Pelantar III dan sekitarnya saat reses
Ketua Komisi I DPRD Provinsi Kepri Bobby Jayanto saat menjaring aspirasi masyarakat Pelantar III dan sekitarnya saat reses
Iklan Banner

Tanjungpinang, (MetroKepri) – Hari ke-2 Reses Anggota Komisi I DPRD Provinsi Kepri Bobby Jayanto masih dalam agenda turun ke masyarakat sekaligus menjaring aspirasi warga Pelantar III, Tanjungpinang.

Sebelum mendengarkan aspirasi warga, Bobby dengan tegas mengatakan bahwa dirinya bukan hanya milik warga etnis Tionghoa, tetapi milik semua masyarakat Kota Tanjungpinang.

Bobby juga menyebutkan sebagai anggota DPRD Provinsi Kepri, Dia tidak membeda-bedakan antara pendukung maupun bukan pendukungnya.

Untuk itu Bobby berharap, agar warga tidak sungkan atau segan menyampaikan permasalahan maupun unek-unek warga yang ada di Kota Tanjungpinang khususnya yang hadir pada hari ini, Kamis (5/12/2019).

“Saya hadir disini mewakili masyarakat Kota Tanjungpinang,” ujarnya.

Pada saat itu, Bobby Jayanto mengucapkan terimakasih kepada warga masyarakat yang telah menyempatkan waktu untuk bertatap muka.

“Saya turun berdasarkan perintah undang-undang. Saya mengucapkan terimakasih yang telah meluangkan waktu untuk menghadri reses saya,” ungkapnya.

Bobby memaparkan, dari tiga fungsi legislatif, salah satu fungsi yang nyata dilakukan oleh DPRD Kepri adalah penetapan Perda APBD Kepri 2020 dengan tepat waktu.

Dalam reses tersebut ratusan warga Pelantar III dan sekitarnya antusias menyampaikan keluhan dan unek-unek yang disampaikan ke Ketua Komisi I DPRD Provinsi ini.

Salah satu warga mengatakan, agar Pemprov Kepri memperbaiki atau mengatasi permasalahan banjir yang ada Jalan Bakar Batu dan wailayah Kelurahan Kamboja tepatnya di depan kantor Telkomsel

Pasalnya, jalan yang merupakan jalan provinsi tersebut telah lama diresahkan warga.

“Jalan Bakar Batu yang notabene jalan Provinsi tepatnya di depan telkomsel itu supaya diperbaiki karena sudah beberapa kali kami musrenbang tidak pernah diakomodir,” ungkapnya.

Selain itu, sambung dia, agar memperhatikan masalah pelayanan rumah sakit terhadap pasien BPJS yang selalu membeda-bedakan pesien saat berobat di Rumah Sakit.

Dan, Dia berharap Pemprov Kepri bersedia untuk mengadakan seragam sekolah bagi siswa-siswi SMA/SMK tahun 2020 mendatang.

“Kami butuh perhatian, agar tidak membeda-bedakan pelayanan dan anak-anak butuh seragam sekolah yang orang tuanya kurang mampu,” pintanya.

Asun warga Pelantar III juga mengeluhkan pembuangan sampah yang terletak di pintu masuk pelantar. Dia berharap agar dialihkan karena sangat mengganggu aktifitas.

“Kalau bisa dialihkan, karena mengganggu lalu lalang kenderaan bermotor juga,” sebutnya.

Tidak hanya itu, Feri yang merupakan warga sekitar berharap penyediaan sarana penanganan pemadam kebakaran seperti Hidrant di wilayah pelantar-pelantar, mengingat sulitnya akses alat damkar jika terjadinya kebakaran.

Menanggapi keluhan beberapa warga, Bobby berjanji akan memperjuangkan aspirasi warga yang menjadi kewenangan tingkat Provinsi. Untuk yang kota dirinya akan meminta 4 anggota DPRD Kota Tanjungpinang dari Partai NasDem untuk memperjuangkannya.

“Semua ini akan kita catat dan menjadi PR kita setelah itu kita akan bawa ke pembahasan. Walaupun saya di komisi 1 kita juga berkoordinasi dengan mitra lainnya,” sebut Bobby.

Turut hadir dalam reses tersebut, Camat, Lurah Tanjungpinang Barat, Anggota DPRD Kota Tanjungpinang dari Partai NasDem Agus Chandra Wijaya, Ria Ukur Rindu Tondang dan Fengky Fesinto. (*)

Penulis: Novendra

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.