Unjuk Rasa, Aliansi Masyarakat Kepri Bersatu Minta 24 OPD Diproses

by -358 views
Puluhan Masyarakat Saat Aksi Unjuk rasa di Depan Gedung Graha Kepri
Puluhan Masyarakat Saat Aksi Unjuk rasa di Depan Gedung Graha Kepri
Iklan Banner

Batam, (MetroKepri) – Puluhan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Kepri Bersatu menggelar aksi unjuk rasa dan mendatangi Gedung Graha Kepri, Selasa (25/02/2020).

Dalam aksi itu, masyarakat menuntut 24 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Provins Kepri agar diperiksa terkait dugaan pemberian gratifikasi terhadap mantan Gubernur Provinsi Kepulauan Riau, Nurdin Basirun.

Tuntutan masyarakat dalam aksi unjuk rasa yakni satu Aliansi Masyarakat Kepri Bersatu meminta kepada penegak hukum untuk memproses sebanyak 24 OPD yang diduga terlibat melakukan gratifikasi terhadap Gubernur non aktif yakni Nurdin Basirun.

Masyarakat juga meminta terkait pemberian gratifikasi tersebut agar secepatnya ditindak sesuai hukum yang berlaku.

“Kami meminta terhadap aparatur penegak hukum untuk menegakan supermasi hukum di Kepulauan Riau dengan seadil – adilnya dan juga kami meminta pelaksana tugas (PLT) Gubernur Kepri, Isdianto untuk segera mencopot 24 OPD yang terduga terlibat pemberian gratifikasi tersebut,” ujar Korlap Aliansi Masyarakat Kepri Bersatu, Asmawati.

Masih kata dia pihaknya meminta kepada penegak hukum agar Perundang – Undangan nomor 23 tahun 2014 dan Pasal 76 Ayat 1 huruf e harus benar-benar ditegakan agar terciptanya pemerintah yang bersih jujur baik dan bebas dari korupsi.

Selain itu juga, ia meminta kepada KPK untuk segera memeriksa sebanyak 24 OPD yang terduga pemberian gratifikasi tersebut.

“Kami mengancam keras ungkapan Bapak Isdianto sebagai Plt Gubernur Kepri menangkap gratifikasi adalah hal yang wajar atau lumrah,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris Pengawas BP2RD Provinsi Kepri, Diky Wijaya mengatakan memang benar masyarakat Kepri sudah terlihat kritis terhadap pemberitaan terkait kasus korupsi Nurdin Basirun Gubernur Kepri non aktif. Ditambah lagi dengan ke 24 kepala OPD dan beberapa pengusaha yang terindikasi terlibat kasus gratifikasi tersebut,” papar Diky saat diwawancarai media di Gedung Graha Kepri.

Ia juga membenarkan kasus tersebut sedang dalam proses pemeriksaan dan masih berstatus saksi. Untuk itu percayakanlah kepada penegak hukum agar secepatnya diproses. (*)

Penulis : Rojihan Halid

Editor   : Alpian Tanjung

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.