Upacara Peringatan HSP Ke – 87 Dipusatkan di Tanjungpinang

by -303 views
Menpora RI, Imam saat menyerahkan bantuan kepada Pemuda di Gedung Daerah Tanjungpinang. Foto SUEB
Menpora RI, Imam saat menyerahkan bantuan kepada Pemuda di Gedung Daerah Tanjungpinang. Foto SUEB

Tanjungpinang, (MK) – Upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda (HSP) ke – 87 tahun 2015 ini, secara nasional dipusatkan di Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

Peringatan Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2015 ini, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) selaku leading sector pelayanan kepemudaan, juga menggelar serangkaian kegiatan di Tanjungpinang.

Dalam sambutannya, Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi menyampaikan, upacara peringatan HSP secara nasional dipusatkan di Tanjungpinang, Kepulauan Riau. Adapun tema peringatan yang diusung adalah Revolusi Mental untuk Kebangkitan Pemuda Menuju Aksi“Satu untuk Bumi”.

“Tema ini menegaskan eksistensi pemuda yang peduli lingkungan. Ada aksi nyata yang khas anak muda, yang nendang dalam arti punya daya ungkit yang kuat,” ucap Imam.

Manfaat ungkitannya, kata Menpora, harus terasa dampak positifnya di tengah – tengah masyarakat, di seluruh pelosok persada ini secara masif dan terus menerus.

“Wahai segenap aktifis muda, coba lihat semangat Sugondo Djojopuspito ketika berusia 23 tahun lalu itu. Dia mampu memimpin Kongres Pemuda ke – 2 yang melahirkan Sumpah Pemuda,” ujar Menpora.

Imam mengutarakan, begitu banyak persoalan yang membelit bangsa ini. Salah satunya adalah problematika lingkungan. Tahun ini kebakaran hutan Indonesia adalah yang terparah selama belasan tahun terakhir, ditandai dengan lamanya kebakaran yang diringi dengan meruapnya asap hingga ke manca negara.

“Kerusakan terumbu karang dan ekosistem laut lainnya turut mewarnai kerusakan lingkungan di perairan laut Indonesia. Coral reef Indonesia adalah yang terluas di dunia, mencapai 2,5 juta hektar,” katanya.

Namun demikian, menurut pengamatan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) pada tahun 2013, di 1.135 stasiun pengamatan, terdapat 30,4 persen kawasan terumbu karang yang kondisinya tidak baik.

Pada sisi lain, Imam mengemukakan, pada tahun ini Kemenpora sedang berusaha keras untuk merumuskan payung hukum tentang koordinasi pelayanan kepemudaan. Ini amanat Perpres Nomor 2 Tahun 2015 tentang RPJMN 2015 – 2019.

Ada arahan RPJMN yang mengatur bahwa terkait pelayanan kepemudaan dalam hal kerangka regulasinya terdiri dari penyusunan naskah akademik, harmonisasi, dan draft peraturan perundangan sebagai amanat dari UU No. 40/ 2009 Tentang Kepemudaan, yaitu Peraturan Presiden Tentang Koordinasi Strategis Lintas Sektor.

“Kami mohon do’a dari semuanya, agar tahun ini rampung sehingga kedepan kita akan punya payung hukum dan koordinasi yang jelas tentang bagaimana mengelola kepemudaan dengan sebaik – baiknya. Ada koordinasi antara K/ L di tingkat pusat dan bagaimana pula koordinasi pusat dan daerah agar selaras dengan amanat UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemda,” ucap Imam. (RED)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

No More Posts Available.

No more pages to load.