Wabup Buka Fasilitasi Forum Dialog Peningkatan Kesadaran Bela Negara

by -53 views
Hj Ngesti Yuni Suprapti saat membuka kegiatan Forum Peningkatan Kesadaran Bela Negara
Hj Ngesti Yuni Suprapti saat membuka kegiatan Forum Peningkatan Kesadaran Bela Negara
Iklan Banner

Natuna, (MetroKepri) – Sebanyak 70 orang peserta mengikuti acara fasilitasi kegiatan forum dialog peningkatan kesadaran bela negara bagi masyarakat di wilayah perbatasan Provinsi Kepulauan Riau.

Kegiatan yang digelar oleh Kementerian Dalam Negeri melalui Direktorat Bina Ideologi Karakter dan Wawasan Kebangsaan serta Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan ini dibuka oleh Wakil Bupati Natuna, Hj Ngesti Yuni Suprapti di Aula Hotel Natuna, Kamis 07 November 2019.

Dikesempatan itu, Sekretaris Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum, Didi Sudiana mengatakan, perjuangan para pahlawan dalam merebut kemerdekaan patut untuk disyukuri, karena kemerdekaan ini bukanlah hasil pemberian tetapi direbut melalui perjuangan. Persatuan dan kesatuan dalam berbangsa merupakan hal yang mutlak dengan mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari.

Hj Ngesti Yuni Suprapti saat bersama Sekretaris Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum, Didi Sudiana
Hj Ngesti Yuni Suprapti saat bersama Sekretaris Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum, Didi Sudiana

Lanjutnya, setiap warga negara memiliki kewajiban yang sama dalam masalah pembelaan negara. Hal tersebut merupakan wujud kecintaan seorang warga negara pada tanah air yang sudah memberikan kehidupan padanya. Hal ini terjadi sejak seseorang lahir, tumbuh dewasa serta dalam upayanya mencari penghidupan.

Secara fisik, hal ini dapat diartikan sebagai usaha pertahanan menghadapi serangan fisik atau agresi dari pihak yang mengancam keberadaan negara tersebut, sedangkan secara non-fisik konsep ini diartikan sebagai upaya untuk serta berperan aktif dalam memajukan bangsa dan negara, baik melalui pendidikan, moral, sosial maupun peningkatan kesejahteraan orang-orang yang menyusun bangsa tersebut.

Untuk itu ia berharap, kegiatan ini dapat bermanfaat di daerah perbatasan khususnya di Kabupaten Natuna dalam meningkatkan kesadaran dalam bela negara. Selain itu ia menghimbau kepada Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) untuk berpatisipasi dalam pembangunan di daerah maupun di pusat.

“Ormas dibentuk untuk berpartisipasi dalam pembangunan, bukan merecokinya. Duduk bersama, apa yang perlu diperbuat bagi daerah dan negara,” katanya.

Hal senada disampaikan oleh Wakil Bupati Natuna Hj Ngesti Yuni Suprapti ketika memberikan kata sambutannya. Ngesti mengatakan bela negara sebagai hak asasi manusia bangsa Indonesia, diamanatkan pasal 68 Undang-Undang No 39 Tahun 1999 tentang HAM yang mengamanatkan agar segenap bangsa Indonesia dengan segala kelebihan dan kekurangannya, tetap dapat memberikan sumbangsihnya dalam bela negara.

Para undangan dan peserta yang hadir
Para undangan dan peserta yang hadir

“Bela negara pada hakikatnya merupakan suatu pandangan yang mencerminkan sikap dan kepribadian bangsa yang memiliki rasa cinta tanah air, menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan, dan memiliki rasa kebersamaan tanpa kehilangan akar budaya yang telah dimiliki,” katanya.

Lanjutnya, dengan nasionalisme bisa membangun kecintaan terhadap bangsa Indonesia untuk selalu melindungi dan bersatu menjaga bangsa ini agar tidak terpecah oleh akibat berbagai propaganda dan serangan pengikisan nasionalisme yang datang dari dalam maupun luar.

Ia menjelaskan, aksi bela negara tidak hanya dengan mengangkat senjata atau peperangan dan bersorak sorai, tapi juga harus dengan tindakan nyata, dimulai dari tindakan kecil seperti melestarikan budaya Indonesia, belajar dengan rajin sebagai pelajar yang baik taat pada hukum dan aturan yang berlaku serta meningkatkan rasa nasionalisme terhadap NKRI.

“Saya apresiasi kegiatan ini, terimakasih. Saat ini Kabupaten Natuna masih aman, namun diperlukan langkah-langkah untuk berpatisipasi dan mencegah hal-hal yang persatuan dan kesatuan bangsa. Intinya, kita harus mencintai negara kita dengan rasa nasionalisme yang tinggi, jangan sampai memudar,” imbuhnya.

Turut hadir dalam kegiatan ini, FKPD, Kepala Bakesbangpol Natuna Muchtar Ahmad, Kepala Pengadilan Agama Natuna Rusdi, OPD, Sekwan Natuna Bukhari, Asisten dan para peserta yang terdiri dari Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Ormas, Organisasi Perempuan dan Organisasi Kepemudaan. (Manalu)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.