Wakil Bupati Natuna Sambut Kunjungan Silaturrahmi Direksi PT Telkom

by -47 views
Wabup Natuna Hj. Ngesti Yuni Suprapti Saat Memimpin Pertemuan Dengan PT. Telkom Indonesia
Wabup Natuna Hj. Ngesti Yuni Suprapti Saat Memimpin Pertemuan Dengan PT. Telkom Indonesia
Iklan Banner

Natuna, (MetroKepri) – Wakil Bupati Natuna Hj. Ngesti Yuni Suprapti memimpin pertemuan dengan jajaran Direksi PT. Telekomunikasi Indonesia Tbk, atau Telkom dalam rangka silaturahmi dan audiensi di ruang rapat Kantor Bupati Natuna, Rabu 03 Juli 2019.

Pada kesempatan tersebut, Ngesti mengucapkan terimakasih kepada pihak PT. Telkom Indonesia yang telah hadir untuk memberikan rasa keadilan bagi masyarakat Natuna melalui pembangunan jaringan telekomunikasi.

Ngesti menjelaskan dengan adanya pembangunan infrastruktur disektor telekomunikasi, mampu mensejajarkan masyarakat Natuna dengan masyarakat di daerah lain di wilayah perkotaan, seperti Jakarta dan sejumlah kota lain yang ada di Pulau Jawa.

“Terimakasih PT. Telkom telah hadir di Natuna. Kami merasa telah mendapatkan keadilan dengan adanya pembangunan jaringan telekomunikasi di daerah kami. Sekarang kami merasa sejajar dengan masyarakat dari daerah perkotaan,” papar Ngesti.

Suasana Audiensi Antara Pemdakab Natuna Dengan PT. Telkom Indonesia
Suasana Audiensi Antara Pemdakab Natuna Dengan PT. Telkom Indonesia

Namun, kata Ngesti, masih banyak sejumlah daerah di Natuna yang belum bisa menikmati sarana kemajuan teknologi dibidang telekomunikasi dan informasi. Terutama bagi daerah atau kecamatan yang berada di luar Kota Ranai, sebagai Ibu Kota Kabupaten Natuna, khususnya daerah yang berada di luar Pulau Bunguran Besar.

“Saat ini, baru Kota Ranai dan sekitarnya saja yang bisa menikmati jaringan internet dengan kecepatan tinggi, melalui pemasangan Fiber Optik (FO) dari Palapa Ring Barat. Namun masih banyak daerah lain yang jauh dari Kota Ranai yang belum bisa menikmatinya. Ada, namun bukan dari Fiber Optik, jadi kualitasnya masih belum maksimal,” ujar Ngeati.

Dengan dipasangnya kabel FO ke daerah-daerah diluar Kota Ranai, Ngesti berharap ada pemerataan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan ekonomi dengan memanfaatkan adanya kemajuan teknologi.

Ia juga berharap agar pihak PT. Pembangkit Listrik Nasional (PLN) dapat berjalan beriringan dengan PT. Telkom Indonesia untuk memberikan pelayanan dan akses telekomunikasi disetiap daerah.

“Karena kalau sudah dibangun jaringan telekomunikasi, namun listriknya tidak ada, kan juga repot. Makanya kedua BUMN ini harus bisa bersinergi dengan baik. Namun Alhamdulillah listrik sudah masuk ke daerah-daerah pelosok yang ada di Natuna. Hanya beberapa desa saja yang belum masuk jaringan listrik,” ucapnya.

Para Pimpinan OPD dan Tamu Undangan Yang Hadir
Para Pimpinan OPD dan Tamu Undangan Yang Hadir

Orang nomor dua di Bumi Laut Sakti Rantau Bertuah itu juga mengucapkan terimakasih atas bantuan dari PT. Telkom Indonesia melalui program Corporate Sosial Responcibility (CSR) dengan memasang layanan Wifi gratis di sejumlah sekolah yang ada di Natuna.

Sementara itu Direktur Utama Network ITE Solution PT. Telkom Indonesia, Zulhelfi Abidin menjelaskan, bahwa Natuna menjadi daerah pertama yang dikunjungi pada momen Aniversary PT. Telkom Indonesia yang ke 54 tahun.

Ia juga menyebutkan, bahwa Telkom telah membangun jaringan fiber optik di 460 Kota/ Kabupaten di 34 Provinsi diseluruh Indonesia. Salah satunya adalah Kabupaten Natuna.

“Kita adalah lembaga BUMN, jadi dananya dari pemerintah. Makanya kita harus membangun jaringan internet di seluruh Indonesia. Namun tentunya ini memakai subsidi. Karena kalau tidak, jelas tidak mampu untuk membangun jaringan internet, karena nilai investasinya sangat besar.

Menurutnya untuk memasang Fiber Optik, pihak perusahaan harus mengeluarkan biaya yang sangat besar.

“Bayangkan saja, dalam 1 kilometer pemasangan kabel Fiber Optik kami memerlukan biaya sekitar Rp1 miliar. Jadi kalau dari Kota Batam ke Natuna yang jaraknya sekitar 700 kilometer, artinya kami juga harus menyediakan biaya sekitar Rp700 miliar. Itu adalah nilai investasi yang sangat besar. Jika perusahaan swasta jelas tidak mampu, karena tidak sebanding dengan jumlah penggunanya,” kata Zulhelfi Abidin.

Natuna sendiri, kata Zulhelfi, merupakan salah satu daerah yang diprioritaskan oleh Pemerintah Pusat. Karena daerah yang berada diujung Utara NKRI dan merupakan salah satu daerah terpencil, tertinggal dan terdepan (3T) yang menjadi fokus pemerataan pembangunan dari pemerintah saat ini.

“Saat ini Fiber Optik sedang popular di seluruh dunia. Banyak negara maju seperti California di Amerika yang juga sedang menyiapkan pemasangan Fiber Optik. Jadi masyarakat Natuna harus bangga, karena daerahnya sudah dipasang Fiber Optik. Jadi tidak ada lagi alasan untuk ketinggalan informasi,” ucapnya.

Ia menambahkan, bahwa PT. Telkom Indonesia saat ini juga sedang menjalankan bisnis konektifity di Natuna. Salah satu produknya yaitu adalah Indihome.

“Kelebihan Indihome ini, selain untuk telepon rumah juga bisa digunakan untuk layanan internet dan televisi. Khusus untuk televisi, Indihome kami memiliki sekitar 900 chanel,” kata Zulhelfi.

Ikut dalam rombongan jajaran PT. Telkom Indonesia, Direktur Utama Network ITE Solution, Zulhelfi Abidin, EVP Telkom Regional Sumatera 1, Ketut Budi Utama, Deputy Infrastruktur TR 1, Bambang Haryasena dan GM Witel Rikep, Munawir.

Sementara itu dari Pemkab Natuna, turut hadir Asisten II, Tasrif Amran, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kadis Kominfo) Natuna, Raja Darmika, serta sejumlah pimpinan OPD di lingkungan Pemkab Natuna. (Manalu/Rilis)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.