Wali Kota Buka Pelatihan Keterampilan Bagi JULEHA

by -229 views
Lis saat menyapa masyarakat
Lis saat menyapa masyarakat

Tanjungpinang, (MK) – Wali Kota Tanjungpinang, H. Lis Darmansyah membuka pelatihan keterampilan bagi Juru Sembelih Hewan Ternak Halal (JULEHA) yang dilaksanakan oleh Dinas Kelautan Perikanan Pertanian Kehutanan dan Energi (KP2KE) Kota Tanjungpinang di Hotel Garden sejak 23 hingga 24 November 2015.

Pelaskanaan pelatihan ini juga dianggap perlu dilakukan sebagai upaya penyediaan daging yang aman, sehat, utuh, dan halal (ASUH). Seiring dengan meningkatnya kebutuhan daging hewan ternak dan kegiatan peternakan di Daerah Kepulauan Riau Khususnya Kota Tanjungpinang, peningkatan kemampuan dan keterampilan petugas dinas menjadi tuntutan yang harus dipenuhi.

Dalam laporan Kepala Dinas KP2KE Kota Tanjungpinang, H. Adnan S.Sos menyampaikan, tujuan kegiatan ini meningkatkan kemampuan dan keterampilan juru sembelih ayam pada TPU sehinga pemotongan unggas sesuai kaidah halal.

“Prinsip kesejahteraan hewan dan penanganan daging yang higienes dan sani tari. Narasumber pelatihan ini dari Direktorat Kesmavet dan Pascapanen Kementerian Pertanian RI, Majalis Ulama Indonesia Cabang Kepri,” ucap Adnan.

Pada acara itu, Wali Kota Tanjungpinang, H. Lis Darmansyah SH menyampaikan, pelatihan ini sangat penting walaupun sifatnya sangat sederhana tapi mendasar dalam kehidupan masyarakat.

“Hak masyarakat sebagai konsumen adalah mendapatkan kenyamanan, keamanan, dan kehalallan produk pangan sebagaimana yang diatur dalam undang – undang No 41 Tahun 2014 bahwa peternakan dan kesehatan hewan, pemotongan hewan halal harus memenuhi persyaratan kesehatan masyarakat veteriner, kesejahteraan hewan dan syariat Islam,” ucap Lis.

Dia mengutarakan, proses penyembelihan hewan yang sesuai dengan syariat Islam merupakan peran dari juru sembelih, menjadi sangat penting dalam menentukan terpenuhinya persyaratan Aman, Sehat, Utuh, dan Halal (ASUH).

“Jangan sampai makanan itu menjadi bangkai. Penyediaan pangan yang Aman, Sehat. Utuh, dan Halal menjadi tangungjawab bersama, bukan hanya pemerintah daerah, pusat namun juga kewajiban pelaku usaha,” ujar Lis.

Melalui kegiatan ini, Lis berharap kepada peserta juru sembelih dapat meningkatkan pengetahuan, kemampuan dan keterampilan, sehingga mampu menerapkan penyembelihan yang halal dan merupakan skill untuk peluang usaha dan kerja apalagi dengan dibuka pasar baru dan hipermark nanti.

“Semoga dengan adanya pelatihan ini para juru sembelih dapat mempraktekan dalam usaha sehari – sehari sehingga menjadi jaminan Aman, Sehat. Utuh, dan Halal (ASUH) semua makanan yang berada di Kepulauan Riau khususnya Kota Tanjungpinang,” imbuhnya.

Pada acara itu juga, turut hadir perwakilan dari dinas peternakan Provinsi Kepulauan Riau, Asisten Pemerintahan Drs. Mekhwanizar, MM dan Camat, Lurah beserta peserta pelatihan sebanyak 40 orang yang berasal dari 20 juru sembelih tempat pemotongan unggas dan 20 orang perwakilan dari masjid. (ALPIAN TANJUNG)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

No More Posts Available.

No more pages to load.