Warga Pasar Tolak Rencana Pemindahan Bazar Imlek

by -1,125 views
Tokoh Masyarakat Pasar, Acu dan Daeng Amir Saat Ditemui MetroKepri. Foto ALPIAN TANJUNG
Tokoh Masyarakat Pasar, Acu dan Daeng Amir Saat Ditemui MetroKepri. Foto ALPIAN TANJUNG
Iklan Banner

Tanjungpinang, (MetroKepri) – Rencana pemindahan Bazar Imlek ke lokasi baru yakni ke Jalan Teuku Umar ditolak warga Pasar Kelurahan Tanjungpinang Kota.

Penolakan itu juga disampaikan warga dan pedagang yang ada di Jalan Merdeka, Jalan Pasar Ikan dan sekitarnya melalui surat pernyataan yang ditujukan kepada Walikota Tanjungpinang pada 4 Januari 2019.

Salah seorang tokoh masyarakat Pasar, Acu mengatakan penolakan warga tersebut dilampirkan secara tertulis.

“Warga menolak Bazar Imlek dipindahkan dari lokasi awal di Jalan Merdeka dan sekitarnya,” papar Acu yang juga Ketua Panitia Bazar Imlek kepada MetroKepri, Senin (7/1/2019).

Dia mengutarakan, rencana perpindahan lokasi Bazar yang dilakukan pemerintah tidak sesuai keinginan seluruh pedagang yang sudah terbiasa berjualan di lokasi lama.

“Karena, lokasi yang biasa sangat menghidupkan perekonomian pedagang di kota lama tersebut. Jika dipindahkan lokasinya ke sepanjang jalan Teuku Umar takutnya terjadi pro dan kontra dan lokasinya pun berdekatan dengan Masjid Agung Al – Hikmah,” ujar Acu.

Oleh karena itu, warga sekitar menolak dipindahkan dan pelaksanaan Bazar Imlek tetap ditempat yang lama.

“Sore ini, kita sudah buka di tempat yang lama,” ucap Acu.

Selain itu, kata dia permohonan warga terkait pelaksanaan dan lokasi Bazar Imlek tersebut sudah disampaikan sejak 1 November 2018.

“4 Januari 2019 itu, surat penolakan warga yang ditandatangani. Kalau pemerintah membuka yang baru, ya silahkan. Kami tetap buka ditempat yang lama,” ujar Acu.

Hal senada juga disampaikan salah satu tokoh masyarakat Kelurahan Tanjungpinang Kota, Daeng Amir.

Dia menyampaikan izin keramaian untuk kegiatan Bazar Imlek tersebut sudah keluar dari pihak kepolisian pada 2 Januari 2019.

“Sedangkan, pemerintah meminta pindah pada 3 Januari 2019 dengan alasan adanya aktifitas bongkar muat di Pelabuhan Pelantar II,” ucap Amir.

Menurut Amir, aktifitas bongkar muat di Pelabuhan Pelantar II tidak terganggu dengan pelaksanaan Bazar Imlek ini. Karena, sudah ada dukungan dari pihak buruh beserta DPC SPTI Tanjungpinang.

“Dalam hal ini, kita sudah bersusah payah merangkul warga dan tokoh tokoh masyarakat sekitar, termasuk Pak Acu,” katanya.

Masih kata dia, Bazar Imlek ini juga dilaksanakan setiap tahun dan sudah 15 tahun diadakan di tempat lama ini dan tidak ada masalah serta tidak ada menimbulkan gesekan sesama warga selama ini. Bazar ini beroperasi selama 28 hari kedepan. (*)

Penulis : ALPIAN TANJUNG

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.