Wiyono Akan Berusaha Tingkatkan Penghasilan Nelayan Tradisional Karimun

by -341 views
Anggota Komisi III DPRD Karimun, Wiyono. Foto MASRIE
Anggota Komisi III DPRD Karimun, Wiyono. Foto MASRIE
Iklan Banner

Karimun, (MetroKepri) – Geografis Kabupaten Karimun yang dikelilingi laut serta keadaan tanah di masing – masing kecamatan sangatlah berbeda strukturnya. Oleh karena itu, perlu kajian mendalam, ketelitian pantas atau tidaknya suatu desa, kecamatan untuk budidaya ikan Kakap.

Selain itu, nelayan tradisional di Kabupaten Karimun, selama ini bergantung pada pasang surut air laut. Sehingga nelayan beraktivitas dibagian pesisir. Tentunya, minim hasil tangkapan yang didapati.

Anggota Komisi III DPRD Karimun, Wiyono yang membidangi perikanan ini mengaku dirinya akan berusaha merubah nasib para nelayan tradisional ke nelayan tambak.

“Kalau diperhatikan, dari tahun ketahun tidak ada perubahan. Sementara kebutuhan hidup terus meningkat,” papar Wiyono kepada MetroKepri, Kamis (12/09/2019).

Masih kata dia, melalui tambak budidaya ikan kakap ini nanti diharapkan dapat meningkatkan pendapatan para nelayan tradisional kearah yang lebih baik lagi.

“Kita akan bekerjasama dengan DKP Karimun mendatangkan tenaga ahli sebagai pendamping agar mempermudah nelayan tambak budidaya ikan kakap mengurus tambaknya dengan benar. Bibit ikan kakap disediakan serta pakannya,” ujar Wiyono.

Terpisah, Kapala Wilayah Kerja Pengawasan Sumber Daya Kelautan Perikanan (PSDKP) Karimun, Kotot menyampaikan sesuai UU No: 27 tahun 2017 menyangkut wilayah pesisir tentunya pemanfaatan wilayah pesisir akan dilihat. Hal itu agar tidak menimbulkan dampak kerusakan lingkungan dari hasil pembuatan tambak.

“Intinya, PSDKP tetap mendukung kegiatan para nelayan tradisional ke nelayan tambak di Kabupaten Karimun,” ucapnya. (*)

Penulis : MASRIE AIDY

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.