Amintas Minta Dishub Batam Evaluasi Bus Trans Barelang Rute Punggur Jodoh

by -323 views
Anggota Komisi III DPRD Kota Batam, Amintas Tambunan
Anggota Komisi III DPRD Kota Batam, Amintas Tambunan

Batam, (MetroKepri) – Anggota Komisi lll DPRD Kota Batam Amintas Tambunan meminta Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batam agar menarik mobil Bus Trans Barelang Rute Punggur Jodoh. Hal itu dikarenakan adanya permasalahan dengan mobil angkot rute Punggur Jodoh.

Bus Trans Barelang rute Punggur Jodoh menghendel sebanyak 4 unit armada. Sehingga dengan adanya Bus tersebut, berdampak dengan pendapatan mobil angkot rute Punggur Jodoh selama 5 tahun.

Amintas juga menyarankan kepada Dinas perhubungan Kota Batam agar mengevaluasi atau menarik Bus Trans Barelang rute Punggur Jodoh. Hal itu guna menghindari konflik di jalan.

“Kami dari Anggota Komisi lll DPRD Kota Batam tidak mencampuri internal mereka, karena di perusahaan itu ada aturan tersendiri. Jadi kalau ada permasalahan didalam perusahaan tentang bagi usaha yang tidak ditepati, maka mereka tinggal selesaikan dipihak administrasi,” papar Amintas saat memberikan tanggapannya kepada media ini di gedung DPRD Kota Batam, Selasa (11/7/2023).

Masih kata Amintas, yang kedua kalau pelayanan terganggu dengan pengoprasian Bus Trans Barelang itu dikarenakan konflik internal. Maka pihaknya memohon kepada dinas pehubungan untuk mengevaluasi penyedia jasa.

“Kan masih banyak penyedia jasa yang lain. Karena untuk menjaga kondusifitas untuk pengamanan aset Pemerintah Kota Batam. Kalau tidak kondusif, dikhawatirkan akan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan dan berimbas kepada aset Pemerintah Kota Batam. Khususnya Bus Trans Barelang rute Punggur Jodoh tersebut,” ujarnya.

Amintas menyarankan kepada kedua belah pihak yakni PT Korona Trans Punggur dan Koperasi Roda Niaga Korona untuk sementara harus menyelesaikan dulu didalam internal, menunggu keputusan-keputusan yang baik dan layak oleh dishub.

“Kami juga menyarakan kepada Dinas Perhubungan Kota Batam dalam hal ini meminta agar permasalahan ini segera dievaluasi. Maka kalau tidak kondusif caranya adalah mengamankan aset Pemerintah Kota Batam,” ucapnya.

Jadi kata Amintas, Bus itu ditarik kemudian mereka laksanakan petunjuk sesuai dengan keputusan. Tetapi mereka tetap melayani dalam pelayanan pemanfaatan atau pengoprasian Bus Trans Barelang tersebut.

Sementara itu, Penasehat Koperasi Roda Niaga Korona, Tengker Manurung menyampaikan dengan adanya permasalah tersebut, pihaknya selama ini sering berkoordinasi kepada instansi terkait mengenai keberadaan PT Korona Trans Punggur rute Punggur Jodoh. Akan tetapi hingga saat ini belum ada penyelesaiannya.

“Mengenai permasalahan kami selama ini belum ada juga penyelesaiannya, namun ada respon. Jadi kita sebagai masyarakat Batam, jangankan Pemerintah Batam kita saja maunya Batam ini tetap kondusif. Tetapi bagaimana caranya agar Batam ini kondusif, maka kita berbicara harus yang benar dan bekerja yang benar,” katanya. (*)

Penulis: Jihan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

No More Posts Available.

No more pages to load.