DPRD Batam Tinjau 58 Unit Mobil Pengangkut Sampah

by -53 views
Anggota DPRD Kota Batam Saat Meninjau Kendaraan Pengangkut Sampah
Anggota DPRD Kota Batam Saat Meninjau Kendaraan Pengangkut Sampah
Iklan Banner

Batam, (MetroKepri) – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Batam melalui Tim Pansus Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Walikota Kota Batam meninjau 58 unit armada mobil pengangkut sampah di tempat pembuangan akhir (TPA) Punggur Kelurahan Kabil Kecamatan Nongsa, Senin (7/6/2021).

58 mobil pengangkut sampah yang tidak layak dan tidak mendapatkan Sertifikat KIR itu masih digunakan oleh Dinas Lingkungan Hidup dan masih beroperasi melakukan pengangkutan sampah yang ada di Kota Batam.

Ketua Tim Pansus LKPj DPRD Kota Batam, Mochammad Mustofa mengatakan sebanyak 58 kendaraan amrol tahun 2012, pemberian itu sudah tidak layak jalan sesuai sertifikatnya tidak jalan tetapi masih berjalan.

“Saya tidak melihat pada posisi kecukupan dulu, hanya kami ingin tahu kenapa ini bisa terjadi. Sementara sertifikat uji kir itu salah satu untuk safety. Jadi kalau ini saja dianggap suatu hal yang biasa saja dan tidak menjadi kewajiban harus dipenuhi, ini pemerintah daerah perlu benar – benar dikaji ulang,” ucap Mustofa saat diwawancarai media di TPA Punggur.

Mustofa mengatakan, bahwa semua Kir itu semuanya sudah diatur oleh undang – undang, maka itu wajib dilakukan. Sedangkan masyarakat saja wajib melakukan apabila mempunyai kendaraan, apa lagi kendaraan ini punya pemerintah daerah itu yang pertama. Dan yang kedua 58 ini, jadi artinya pihaknya ingin mendalami dari 58 itu harus moving.

“Yang benar – benar layak masuk scrap atau dihancurkan yang masih bisa diperbaiki dan yang masih betul – betul perbaikanya, maka kami tadi bawa juga dari Inspektorat aset, jadi nanti tindakan apa yang bisa kami lakukan karena APBD ini sudah berjalan, jadi tinggal pembenahan – pembenahan seperti apa yang bisa dimungkinkan menggunakan APBD, itu yang kedua,” ucap Mustofa.

Sementara, ketiga kalau ditanya bagaimana kalau dihentikan pelayanan kepada masyarakat, ini yang harus menjadi PR bersama tidak boleh karena ini kebutuhan, akhirnya harus mengorbankan yang lain.

“Jadi mau enggak mau ini kejadian, bukan saat ini sebenarnya pasti sudah lama maka dinas DLH yang harus bertanggungjawab, jadi kepala dinas itu harusnya membantu pemerintah wali kota, jadi mereka harus bertanggungjawab. Contoh hari ini, tentu kami kecewa. Sementara kami ini bukan pansus yang tidak jelas, jadi kami ini jelas, jelas diatur oleh undang – undang,” katanya.

Ia menyebutkan kepala dinas DLH itu tidak tahu kemana bahwa sebelum pihaknya turun meninjau terlebih dahulu ia memberi informasi sekitar empat hari yang lalu, tapi kepala DLH itu malah pergi.

“Maksudnya, kepala dinas itu bisa kerja enggak. Kenapa sampai 58 mobil uji kirnya bisa gagal, kalau ini baru kemarin oke. Sedangkan ini sudah berjalan bertahun tahun, kalau masalah ini kita hentikan tentu bagaimana pelayanan masyarakat itu sampai tidak berjalan karena dihentikan oleh DPRD, ya tentu salah. Jadi sebenarnya mereka itu yang salah, sudah tahu salah kenapa dijalankan terus,” katanya.

Begitu juga Anggota Pansus Udin P Sihaloho. Ia mengatakan, sebagai Anggota DPRD Kota Batam pihaknya akan turun ke lapangan langsung.

“Nah khususnya di Dinas Lingkungan Hidup ini, karena seperti kita tahu bahwa dinas ini kan langsung berkaitan dengan masyarakat terkait kepada pelayanan. Jadi yang namanya pelayanan sedikit tidaknya kita akan menuntut peningkatan APBD kita dari retribusi, jadi bagaimana kita bisa meningkatkan retribusi kita apa bila pelayanannya tidak maksimal ke masyarakat,” katanya.

Udin mengatakan bagaimana bisa maksimal pelayanannya ke masyarakat apa bila tidak disupport dengan armada yang baik atau yang layak.

“Kita bisa lihat sendiri sekarang dari yang 129, armada mereka 58 unit itu sudah tidak layak jalan, jadi dalam kondisi tidak layak jalan tetapi tetap juga dipaksakan untuk berjalan kan gitu,” ucapnya (*)

Penulis : Rosjihan Halid

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

No More Posts Available.

No more pages to load.