KBRI Se – Asean Berkunjung ke Pulau Penyengat

by -140 views
Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Syahrul
Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Syahrul
Iklan Banner

Tanjungpinang, (MK) – Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Se – Asean berkunjung wisata bersejarah Pulau Penyengat Kota Tanjungpinang. Kedatangan rombongan konselor ekonomi negara ASEAN dan Kementerian Pariwisata tersebut, disambut langsung oleh Wakil Wali Kota Tanjungpinang, H. Syahrul, S.Pd, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Juramadi Esram di Masjid Sultan Riau Pulau Penyengat, Rabu (27/1).

Wakil Wali Kota Tanjungpinang, H. Syahrul mengakau senang atas kunjungan KBRI Se – Asean ke Kota Tanjungpinang ini.

“Saya harap, dengan kunjungan bapak/ ibu ini bisa menjadi corong untuk mengangkat khazanah Pulau Penyengat di kancah nasional hingga internasional,” ucap Syahrul.

Dia mengutarakan, pada 20 hingga 24 Februari 2015 mendatang, Pemerintah Kota Tanjungpinang bersama Kementerian Pariwisata RI akan menggelar Festival Pulau Penyengat (FPP).

“Festival ini nantinya akan menyajikan berbagai iven seni dan budaya Tanjungpinang, seperti pembacaan Gurindam 12 yang didalamnya tersirat pesan – pesan moral, lomba pantun, lomba jong, lomba gasing, dan lain sebagainya,” papar Syahrul.

Mudah – mudahan, kata Syahrul, selama lima hari iven ini dilaksanakan dan meski pulau penyengat ini kecil tetapi memiliki sejarah yang dapat menarik kunjungan sebanyak sepuluh ribu wisatawan.

Dikesempatan itu, Syahrul menitip pesan kepada para rombongan, dengan menawarkan kerjasama melalui program untuk mengenalkan Pulau Penyengat sebagai destinasi wisata Nasional dan Internasional.

“Tanjungpinang terkenal dengan Kota Gurindam Negeri Pantun, sementara sejarah Pulau Penyengat sendiri memiliki keunikan tersendiri, saya ingin semua sejarah di Pulau Penyengat dapat dikenal oleh seluruh masyarakat Indonesia, khususnya asal muasal bahasa Indonesia berasal dari bahasa Melayu,” ujarnya.

Sementara itu, Kementerian Pariwisata RI Bidang Promosi Luar Negeri Asia Tenggara, Haryati menyampaikan terimakasihnya kepada Pemko Tanjungpinang atas penyambutan yang luar biasa ini.

“Saya dan rombongan sangat senang atas sambutan yang luar biasa ini,” ucapnya.

Ia menjelaskan, Fam Trip ini merupakan program Kementrian Pariwisata, dengan tujuan untuk mempromosikan wonderfull Indonesia di Asia Tenggara.

“Kepri ini merupakan the next Bali, dan memiliki potensi luar biasa untuk dikembangkan. Terutama Pulau Penyengat sebagai pusat sejarah dan budaya Melayu, dan ini dapat menjadi daya tarik wisata sejarah dan religi bagi wisatawan yang akan berkunjung ke Indonesia,” paparnya.

Selain itu, kata Haryati, mengenalkan objek wisata Pulau Penyengat ini terlebih dahulu kepada perwakilan KBRI.

“Agar sebelum mempromosikannya, mereka dapat lebih mengenal potensi yang ada di Pulau Penyengat ini dengan lebih baik, disamping destinasi – destinasi wisata di kepri, seperti Batam dan Lagoi,” katanya.

Sebelum melanjutkan kunjungannya ke 1000 patung, rombongan KBRI Se – Asean yang berasal dari Singapora, Malaysia, dan Thailand, mengunjungi situs – situs sejarah yang ada di Pulau Penyengat. (ALPIAN TANJUNG)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.