Kualitas Sinyal Rendah, Kominfo Humas Lingga Temui Telkomsel

by -75 views
Plt Kabag Kominfo Humas Setda Lingga, Buana Foto Bersama Dua Perwakilan Telkomsel
Plt Kabag Kominfo Humas Setda Lingga, Buana Foto Bersama Dua Perwakilan Telkomsel
Iklan Banner

Lingga, (MetroKepri) – Kondisi geografis Kabupaten Lingga yang terdiri dari hamparan pulau – pulau dan banyaknya perbukitan menyebabkan banyak daerah yang belum terjangkau sinyal komunikasi sehingga menyebabkan terhambatnya aktifitas warga baik sekedar untuk berkomunikasi dengan teman atau saudara maupun dalam rangka kegiatan usaha bahkan untuk urusan pemerintahan juga ikut merasakan dampak dari kekurangan sinyal tersebut.

Upaya yang dilakukan Pemkab Lingga untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan mendatangi salah satu provider jasa telekomunikasi yang selama ini sudah beroperasi di Lingga yaitu Telkomsel.

Plt. Kabag Kominfo Humas Setda Lingga, Buana F Februari mendatangi kantor Telkomsel di bilangan Batam Center dan diterima oleh Andi Suapril selaku Manager Network Services Batam dan Yurianda Syahputra Pane yang menjabat SPV RTPO Tanjungpinang, Jumat (4/1/2019).

Kepada kedua pejabat Telkomsel tersebut, Buana meminta penjelasan sedetail mungkin mengenai progres penguatan sinyal di Kabupaten Lingga dan didapat informasi seperti yang disampaikan Andi bahwa di tahun 2019 ini Telkomsel belum ada rencana membangun site (tower) baru, sehingga diharapkan inisiatif Pemkab untuk menyurati Telkomsel pusat dan Kemenkominfo untuk permintaan tower baru bila dibutuhkan.

Kemudian lanjutnya, Telkomsel hanya meningkatkan kapasitas dan kualitas sinyal di Kabupaten Lingga dari yang masih 2G ke 3G dan hingga ke 4G.

Menurut Andi yang paling memungkinkan untuk dibangun Site tower di Lingga adalah di daerah Tanjung Kelit, hanya saja masih terdapat beberapa kendala salah satunya pasokan listrik yang belum memadai. Dengan dibangunnya tower di Tanjung Kelit diharapkan mampu mengcover daerah sekitarnya termasuk Pelabuhan Sei Tenam yang berjarak hanya beberapa kilometer, kemudian di daerah Kudong.

Masih kata Andi, menghadapi kendala tingginya perbukitan di sekitarnya menyebabkan sudah dua kali Telkomsel gagal membangun tower di situ dan untuk solusinya adalah dibangun tower dengan ketinggian 92 Meter namun sarannya hal itu dapat digantikan dengan penggunaan jaringan fiber optik Palapa Ring Barat (PRB) dan kembali lagi diharapkan Pemkab yang bersurat meminta kepada Telkom selaku pengelola PRB.

Pihak Telkomsel sangat mengharapkan dukungan dari Pemkab dalam bentuk penyediaan lahan dengan bentuk skema pinjam pakai seperti yang sudah dilakukan di Natuna dan Anambas dan dukungan pasokan listrik minimal 12 jam.

“Lahan tolong dicarikan dan listrik tolong disediakan, nanti tagihannya kami yang bayar ke PLN,” ujar Andi.

Dia juga menjelaskan ada aturan yang memoratorium Pemda membangun infrastruktur tower sehingga bila hanya mengharapkan Telkomsel yang membangun tentu butuh waktu, dengan demikian terbuka peluang untuk BUMD atau swasta murni yang membangun tower dan disewakan ke para provider termasuk Telkomsel.

Bupati Lingga, H. Alias Wello sejak awal menjabat sudah melakukan upaya meningkatkan sinyal komunikasi di Lingga dan Bagian Kominfo Humas Setda Lingga mendapat tugas untuk mewujudkan Lingga tanpa blank spot dengan solusi pendirian Tower baru atau menggunakan jaringan FO Palapa Ring Barat dengan sesegera mungkin.

“Sebenarnya sudah dirintis Pak Bupati sejak 2016 dan kami hanya menguatkan kembali,” ucap Buana. (Red/ Humas Lingga)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.