Hari Armada, Lantamal IV Gelar Bersih – Bersih Pantai

by -277 views
Danlantamal IV saat menanam Magrov
Danlantamal IV saat menanam Magrov

Tanjungpinang, (MK) – Sempena memperingati Hari Armada tahun 2015, TNI AL Lantamal IV Tanjungpinang menggelar bhakti sosial bersih – bersih pantai di pesisir Pelantar II hingga Jalan Usman Harun (Teluk Keriting) Tanjungpinang, Jumat (11/12).

Kegiatan itu juga langsung dipimpin Komandan Lantamal IV Laksma TNI Sulistiyanto, S.E., M.M., M.Sc.

Pada kegiatan bersih pantai ini melibatkan personil sekitar 1.200 orang yang berasal dari semua unsur TNI dan Polri yang ada di Provinsi Kepri, serta seluruh Instansi Pemerintah di Kepri, siswa sekolah di wilayah pantai Tanjungpinang Barat serta warga masyarakat Kelurahan Tanjungpinang Barat khususnya wilayah sepanjang Jalan Usman Harun (Teluk Keriting) sampai Pelantar II.

Dalam sambutannya, Danlantamal IV Laksma TNI Sulistiyanto, S.E., M.M., M.Sc menyampaikan, salah satu tugas pokok Lantamal IV diantaranya melaksanakan kegiatan memberdayakan wilayah pertahanan dan kekuatan pendukungnya secara dini sesuai dengan sistem pertahanan rakyat semesta dan membantu tugas pemerintahan di daerah.

“Dalam rangka membantu tugas pemerintah daerah, khususnya Pemerintah Kota Tanjungpinang dalam usaha menjaga tingkat keberhasilan dan keindahan lingkungan, Lantamal IV bekerjasama dengan instansi, kantor, lembaga pendidikan, badan usaha yang berada di Kota Tanjungpinang dan masyarakat sekitar melaksanakan kegiatan bersih – bersih pantai yang berada di sepanjang Teluk Keriting sampai dengan pantai Pelantar II,” papar orang nomor satu dijajaran Lantamal IV Tanjungpinang ini.

Danlantamal mengutarakan, kegiatan bersih – bersih ini bertujuan agar pantai menjadi lebih bersih dan indah, disamping itu juga yang tidak kalah penting dari kegiatan bersih – bersih pantai ini adalah salah satu upaya untuk melekatkan hubungan tali silaturahmi diantara instansi yang ada di Tanjungpinang dengan masyarakat.

“Sehingga menumbuhkan jiwa sosial dan gotong royong diantara instansi pemerintah, swasta dan masyarakat sekitar,” katanya.

Selain itu, untuk dapat bekerja secara efektif, panitia penyelenggara membagi sektor pembersihan menjadi empat sektor. Mulai dari pesisir pantai Mako Lantamal IV sampai dengan Pantai Pelantar II. Tiap – tiap sektor terbagi atas dua tim kerja yaitu tim laut dan tim darat.

Tim laut bertugas menyisir pembersihan sampah dari laut sampai dengan batas kedangkalan dengan menggunakan sekoci tanggok dan tim darat bertugas melaksanakan pembersihan daratan dan pesisir pantai.

Selain melaksanakan bersih – bersih pantai, kegiatan ini juga dilengkapi dengan pemasangan tanda – tanda larangan membuang sampah sembarangan di beberapa titik yang sudah ditentukan.

Pada kesempatan tersebut, Danlantamal IV beserta pejabat terkait menyempatkan diri untuk melaksanakan dialog interaktif serta sosialisasi kepada masyarakat. Dialog interaktif ini dilaksanakan berkat kerja sama dengan salah satu radio di Tanjungpinang yang bertajuk “Dialog Interaktif Blue Ocean”.

Selain Danlantamal IV, beberapat pejabat turut hadir dalam dialog interaktif diantaranya Kasrem 033/ WP, Danlanud Tanjungpinang, Kapolres Tanjungpinang yang diwakili oleh Wakapolres dan Wali Kota Tanjungpinang.

Pada hari yang sama tepatnya sebelum pelaksanaan kegiatan bersih – bersih pantai, sebagai wujud peduli terhadap kerusakan lingkungan pantai, Danlantamal IV beserta seluruh prajurit Lantamal IV melakukan kegiatan penanaman ribuan bibit mangrove di sekitar pesisir pantai Mako Lantamal IV.

Kegiatan penanaman mangrove ini merupakan kerjasama antara TNI AL dalam hal ini Mako Lantamal IV dengan pemerintah Provinsi Kepulauan Riau. Namun upaya ini masih belum cukup mengimbangi laju kerusakan yang terjadi, oleh karena itu perlu dilakukan kerja sama dengan berbagai pihak yang peduli dengan kelestarian ekosistem pesisir.

Salah satunya dengan pihak swasta yang mempunyai pendanaan khusus melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) untuk bersama – sama melakukan rehabilitasi pantai.

Diharapkan kerjasama antara Lantamal IV dengan swasta dan masyarakat untuk memperbaiki lingkungan melalui program CSR dapat diikuti oleh perusahaan – perusahaan lainnya.

Melalui kegiatan penanaman mangrove ini diharapkan juga dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan. Sehingga pada akhirnya tujuan penanaman mangrove yang meliputi pemulihan jangka panjang area pesisir, meningkatkan kepedulian pada semua lapisan masyarakat arti penting ekosistem mangrove, mendorong masyarakat untuk berpartisipasi dalam usaha memperbaiki lingkungan dan meningkatkan perekonomian dengan memperhatikan lingkungan dapat tercapai.

Danlantamal IV mengharapkan peran aktif masyarakat dilingkungan pesisir untuk merawat, menjaga dan melestarikan bibit – bibit mangrove yang telah ditanam. Tanpa adanya kepedulian dan kerjasama dari masyarakat, maka upaya penghijauan yang dilakukan tidak akan berjalan dengan optimal.

Lebih lanjut Danlantamal IV menyampaikan, pohon bakau atau mangrove tidak asing lagi bagi masyarakat Indonesia, karena dapat ditemukan di mana – mana. Mungkin karena kurangnya pemahaman atau terdesak kebutuhan lain, membuat banyak wilayah hutan bakau ditebang.

“Mari berpacu memeliharanya agar menahan meningkatnya pemanasan global dan menyelamatkan pulau – pulau dari abrasi dan erosi,” ucap Danlantamal.

Kegiatan bersih pantai dan penanaman mangrove dalam rangka peringatan Hari Armada tahun 2015 ini tidak hanya digelar oleh Mako Lantamal IV, namun dilaksanakan secara serentak oleh jajaran Lanal dibawah Lantamal IV diantaranya Lanal Batam, Lanal Ranai, Lanal Tarempa, Lanal Tanjung Balai Karimun, Lanal Dabo Singkep dan Fasharkan Mentigi. (Red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

No More Posts Available.

No more pages to load.