Metode Baru BP2RD, Bayar Pajak Bumi dan Bangunan Cukup Lewat Handphone

by -70 views
Plt. Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Kabupaten Natuna, Ahmad Sofian
Plt. Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Kabupaten Natuna, Ahmad Sofian
Iklan Banner

Natuna, (MetroKepri) – Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Kabupaten Natuna membuat metode baru dalam pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), masyarakat hanya cukup lewat gawai (handphone).

Metode ini dibuat demi mempermudah masyarakat untuk bayar pajak, masyarakat tidak perlu susah payah lagi datang ke Kantor BP2RD Natuna dan membayar secara tunai.

Dengan metode baru ini, kini tinggal klik saja, masukkan nomor objek pajak, bayar dan selesai.

Bahkan, masyarakat bisa mengetahui berapa tagihan pajak yang mesti dibayar hanya dengan memasukkan nomor objek pajak pada aplikasi dompet digital bernama Gopay (Gojek). Kemudahan ini terwujud berkat adanya kerjasama antara BP2RD Natuna dengan Bank Riaukepri.

Hal ini dikatakan oleh Plt Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Kabupaten Natuna, Ahmad Sofian, ketika dijumpai di ruangan kantornya, Kamis 1 April 2021 Sore.

Ia melanjutkan, program ini ternyata selaras dengan visi dan misi Bupati Natuna terpilih, Wan Siswandi-Rodial Huda. Pada misi point keenam dan ketujuh, disebutkan, pemerintahan Bupati Natuna terpilih akan menciptakan reformasi birokrasi yang cerdas (Smart) dan mengoptimalkan penggunaan teknologi informasi dan komunikasi (TIK).

“Kita akan kembangkan pelayanan pajak melalui platfom digital lainnya, dan tidak menutup kemungkinan platfrom digital hasil karya anak daerah, supaya masyarakat lebih dimanjakan dengan banyak pilihan,” katanya.

Ia berharap, program ini dapat diterima masyarakat, sehingga tidak ada lagi alasan untuk tidak bayar pajak. Kemudahan ini, semata-mata untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD), sesuai harapan yang acap kali disampaikan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Natuna.

BP2RD selalu dituntut untuk dapat mengoptimalkan PAD. Oleh sebab itu, ia butuh dukungan stakeholder terkait, terutama masyarakat.

“Kami dituntut untuk selalu mengoptimalkan PAD, saya ajak semua lapisan masyarakat untuk membangun Natuna dengan taat bayar pajak, sebab PAD merupakan tolak ukur kemajuan perekonomian suatu daerah,” imbuhnya. (*)

Penulis : Manalu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.