Pertama Kali Diadakan, Kepala DP3APM Tanjungpinang Support Kegiatan Forum Anak

by -51 views
Suasana Musrenbang Anak
Suasana Musrenbang Anak

Tanjungpinang, (MetroKepri) – Kepala DP3APM Kota Tanjungpinang Rustam SKM,M.Si selalu mensupport kegiatan anak melalui Forum Anak.

“Selagi itu positif, membangkitkan kreatifas dan inovasi, saya support,” ucap Rustam, Kamis (25/02/2021).

Melalui Kepala Bidang Perlindungan Anak, Nela menjelaskan bahwa Musrenbang anak ini memang baru pertama kali diadakan, dan pesertanya juga anak-anak dibawah 18 tahun.

“Peserta yang menghadiri Musrenbang anak ini adalah perwakilan anak 18 kelurahan di Tanjungpinang, dan beberapa kelompok anak seperti Forum Genre, Kwarcab Tanjungpinang, Anak Remaja Katolik, dan sebagainya,” katanya.

Sementara, Ketua Forum Anak Kota Tanjungpinang, Marsantya Haleza Mawa menjelaskan Musrenbang anak ini memang dibuat pertama kali dan merupakan inisiatif mereka untuk menyuarakan hak anak melalui Musrenbang anak untuk di Tanjungpinang.

“Dengan tujuan, menjaring aspirasi anak-anak di Kota Tanjungpinang. Karena anak berhak berpartisipasi dalam proses pembangunan, maka dari itu kami buat wadahnya yaitu Musrenbang anak,” ujarnya.

Muhammad Aidil, Fasilitator Forum Anak sekaligus Mantan Ketua Forum Anak, menyampaikan berdasarkan hasil Musrenbang anak terdapat empat yang menjadi permasalahan di Kota Tanjungpinang.

“Pertama, kawasan tanpa rokok, perkawinan usia anak, konsultasi keluarga/anak dan wajib belajar 12 tahun. Memang adik-adik ini melakukan berbagai diskusi dan memberikan solusi kedepan, berupa rencana, baik itu aksi maupun pembangunan fisik sudah mereka simpulkan lewat diskusi kelompok,” katanya.

Kegiatan ini menunggu Musrenbang tingkat kota pada 17 Maret mendatang. Rencana, bu Walikota akan mengizinkan anak-anak ini menyampaikan hasil Musrenbang anak pada saat pembukaan Musrenbang tingkat kota kepada Ibu Walikota Tanjungpinang.

“Jadi, kegiatan Musrenbang anak ini murni langsung suara anak tanpa ada intervensi dari orang dewasa. Jangan itu, mau masuk di ruangan diskusinya saja, kami tidak boleh masuk,” ucapnya. (Red/Rilis)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

No More Posts Available.

No more pages to load.