Anak Putus Sekolah, Ansar: Program Pendidikan Vokasi Solusinya

by -196 views
Cagub Kepri 2020 Ansar Ahmad SE.,MM.
Cagub Kepri 2020 Ansar Ahmad SE.,MM.
Iklan Banner

Batam, (MetroKepri) – Masih banyak ditemukan jumlah anak di Kepulauan Riau (Kepri) ini yang tidak mampu melanjutkan sekolah ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

Pasalnya, karena keterbatasan ekonomi orang tuanya.

Mereka hanya tamat sekolah setingkat SLTA atau SMK. Untuk bisa langsung bekerja mereka belum siap dan belum dibekali keterampilan yang cukup.

“Karena itu nasib mereka harus kita pikirkan secara serius. Pemerintah Daerah (Pemda) harus membuat kebijakan agar mereka bisa menikmati jenjang pendidikan tinggi dengan keterampilan cukup,” kata Calon Gubernur Provinsi Kepri Ansar Ahmad SE.,MM.ketika menggelar silaturahmi dengan masyarakat Baloi Kota Batam, Sabtu (05/09/2020).

Kata Ansar, solusi untuk hal itu atau salah satu kebijakan yang bisa membantu anak-anak tersebut, ialah Pendidikan Vokasi yang dibantu oleh pemerintah.

Ansar menjelaskan, Pendidikan Vokasi adalah pendidikan tinggi yang menunjang pada penguasaan keahlian terapan tertentu, meliputi program pendidikan Diploma (diploma 1, diploma 2, diploma 3 dan diploma 4) yang setara dengan program pendidikan akademik strata 1.

Lanjut Ansar, lulusan Pendidikan Vokasi akan mendapatkan gelar vokasi/gelar ahli madya.

“Mereka yang lulus langsung terserap dalam dunia kerja. Mereka sudah terbekali kemampuan dan keahlian yang cukup,” paparnya.

Salah satu Pemuda Baloi di kegiatan silaturahmi bersama Cagub Kepri 2020 Ansar Ahmad
Salah satu Pemuda Baloi di kegiatan silaturahmi bersama Cagub Kepri 2020 Ansar Ahmad

Pemerintah daerah, menurutnya, tidak perlu khawatir soal anggaran untuk Program Pendidikan Vokasi.

“Kalau sedikit berhemat kita bisa. Dulu Pemkab Bintan juga mengalami hal yang sama. Tetapi karena tekad kuat, program itu bisa kita laksanakan. Sekarang sudah ribuan anak yang berhasil lulus dari program vokasi melalui Sekolah Tinggi Sahid Bintan,” terang Ansar.

“Dan, mereka sudah bekerja di berbagai hotel berbintang, kapal pesiar dan resort mewah di berbagai negara,” tambahnya.

Dikesempatan itu, Ansar memyempatkan bercerita tentang seorang nenek-nenek yang memeluknya sambil menangis. Nenek tersebut sambil berlinang air mata mengucapkan terima kasih karena anaknya berhasil bekerja di sebuah kapal pesiar mewah di luar negeri.

Nenek tersebut dari Pulau Tenggel di Kabupaten Bintan.

“Mereka tidak menyangka anak pulau bisa bekerja di kapal pesiar mewah di luar negeri. Itu salah satu dari keberhasilan Program Pendidikan Vokasi. Alangkah bahagianya seorang pemimpin kalau bisa memberikan solusi atas masalah yang dihadapi masyarakatnya,” sebut Ansar mengingat masa itu.

Ansar berharap masyarakat Kepri tetap optimis. Situasi sesulit apa pun kalau pemerintah punya kepedulian yang tinggi, selalu ada jalan keluar untuk penyelesaian.

“Karena itu, semangat harus terus dipupuk untuk Kepri ke depan yang lebih baik,” tutupnya. (*)

Penulis: Novendra/Humas Golkar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.