Batam, (MetroKepri) – Anggota Komisi I DPRD Kota Batam, Dr. Muhammad Mustofa, SH., MH, menghadiri acara pisah sambut Komandan Batalyon Infanteri 10 Marinir/ Satria Bhumi Yudha (Danyonif 10 Mar/SBY) yang berlangsung di Lapangan Tembak Pistol Yonif 10 Marinir/SBY, Pulau Setokok, Batam, Sabtu (18/7/2026).
Kegiatan yang digelar bersama Sahabat Marinir tersebut menjadi momentum penghormatan kepada pejabat lama sekaligus penyambutan pejabat baru yang akan melanjutkan kepemimpinan di Yonif 10 Marinir/ Satria Bhumi Yudha.
Dalam prosesi tersebut, Letkol Marinir Aris Wibiatmoko berpamitan setelah mendapatkan amanah baru sebagai Komandan Detasemen Intai Amfibi 1 Marinir. Sementara tongkat komando Danyonif 10 Marinir/SBY kini resmi diemban oleh Letkol Marinir Hariono.
Dikesempatan itu, Dr. Muhammad Mustofa, menyampaikan apresiasi yang tinggi atas dedikasi dan pengabdian Letkol Marinir Aris Wibiatmoko selama bertugas di Kota Batam.
Menurutnya, sinergi yang terjalin antara Yonif 10 Marinir dengan DPRD Kota Batam serta unsur pemerintah daerah telah memberikan kontribusi positif dalam menjaga stabilitas dan mendukung pembangunan daerah.
“Atas nama pimpinan dan seluruh anggota DPRD Kota Batam, kami mengucapkan terima kasih atas dedikasi beliau dan dukungannya dalam bersinergi membangun Kota Batam. Kami juga mengucapkan selamat dan sukses atas amanah baru Bapak Letkol Marinir Aris Wibiatmoko sebagai Komandan Detasemen Intai Amfibi 1 Marinir. Semoga beliau selalu diberikan kemudahan, kekuatan, dan kesuksesan dalam menjalankan tugas, serta silaturahmi yang telah terjalin tetap terjaga dengan baik,” ujar Mustofa.
Ia juga menyampaikan ucapan selamat datang kepada Letkol Marinir Hariono yang kini dipercaya memimpin Yonif 10 Marinir/Satria Bhumi Yudha.
“Selamat dan sukses kepada Bapak Letkol Marinir Hariono sebagai Danyonif 10 Marinir/SBY. Semoga dapat terus memperkuat sinergitas dalam membangun Kota Batam bersama DPRD, Pemerintah Kota, Forkopimda, serta seluruh elemen masyarakat,” katanya.
Menurut Mustofa, hubungan yang harmonis antara TNI, DPRD, Pemerintah Kota Batam, dan seluruh pemangku kepentingan merupakan modal penting dalam menciptakan daerah yang aman, tertib, dan kondusif.
Ia menilai, stabilitas keamanan yang terjaga akan semakin meningkatkan kepercayaan investor, memperkuat iklim usaha, serta mendorong pertumbuhan ekonomi Batam sebagai kawasan strategis nasional yang memiliki posisi penting dalam perdagangan dan investasi.
“Kolaborasi yang baik antara seluruh unsur, termasuk TNI dan pemerintah daerah, harus terus diperkuat. Dengan situasi yang aman dan kondusif, Batam akan semakin dipercaya sebagai salah satu tujuan investasi, baik di tingkat nasional maupun global,” tambahnya.
Usai prosesi pisah sambut, Muhammad Mustofa juga berkesempatan mencoba kemampuan menembak di Lapangan Tembak Yonif 10 Marinir/SBY.
Dalam kegiatan tersebut, ia menggunakan senjata laras panjang yang menjadi salah satu persenjataan utama prajurit Yonif 10 Marinir sebagai bagian dari rangkaian kegiatan dan bentuk kedekatan antara unsur legislatif dengan jajaran TNI.
Kehadiran Anggota Komisi I DPRD Kota Batam dalam kegiatan tersebut menjadi wujud komitmen DPRD Kota Batam dalam mempererat sinergi dengan TNI, sekaligus mendukung terciptanya keamanan dan stabilitas yang menjadi fondasi penting bagi keberlanjutan pembangunan serta kemajuan Kota Batam. (*)
