Api Nyaris Lalap Kantor Trakindo Servis

by -292 views
Polisi saat memintai keterangan pasca kebakaran kantor Trakindo Servis. Foto ALPIAN TANJUNG
Polisi saat memintai keterangan pasca kebakaran kantor Trakindo Servis. Foto ALPIAN TANJUNG

Tanjungpinang, (MK) – Si jago merah nyaris melalap Kantor Trakindo Servis yang terletak di komplek pertokoan Jalan DI Panjaitan Km 9 Tanjungpinang, Selasa (1/3) petang.

Dugaan sementara, kebakaran itu disebabkan konsleting listrik yang berasal dari salah satu Air Conditioner (AC) di ruangan kantor tersebut. Beruntung api tersebut cepat dipadamkan oleh Security Perumahan Gurindam Permai, Ateng.

Dari pengakuan Ateng, kebakaran itu diketahuinya ketika ada warga perumahan yang berteriak kebakaran.

“Mendengar teriakan itu, saya langsung mendatangi warga yang saat itu panik sambil menunjuk arah datangnya asap mengepul dan saya langsung berlari ke ruko tersebut kemudian langsung mematikan kontak listrik yang ada di meteran,” ujar Ateng kepada MetroKepri.co,id.

Namun, kata dia, pintu kantor itu dalam keadaan tertutup dan diduga tidak ada orang, maka dirinya nekat dan memanjat dari jendela belakang ruko untuk memadamkan api.

“Saya sempat bingung juga mas, karena kantor itu dalam keadaan kosong. Saat itu juga, saya langsung mengambil alat pemadam api yang ada di depan ruang kantor dan langsung saya semprotkan kearah api sampai benar – benar padam,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala BPBD Kota Tanjungpinang, Agustiawarman memberikan apresiasi kepada Security Perumahan Gurindam Permai yang telah membantu dengan sigap memadamkan api sebelum membasar.

“Maka, saya menghimbau kepada seluruh masyarakat Kota Tanjungpinang untuk bekerjasama jika terjadi hal – hal yang tidak kita inginkan seperti bencana kebakaran yang baru saja nyaris melahap ruko kantor Trakindo Service tersebut,” ucapnya. (NOVENDRA)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

No More Posts Available.

No more pages to load.