Bawaslu Kepri Sebut Netralitas Disinyalir Terjadi di KPPS

by -81 views
Bawaslu Kepri saat memaparkan laporan akhir Pilkada tahun 2015. Foto ALPIAN TANJUNG
Bawaslu Kepri saat memaparkan laporan akhir Pilkada tahun 2015. Foto ALPIAN TANJUNG

Tanjungpinang, (MK) – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Kepulauan Riau menyebutkan, netralitas pada pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak tahun 2015 lalu, disinyalir banyak terjadi di tingkat Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).

“Karena, proses pengrengkrutan petugas KPPS itu sebentar, dan membutuhkan orang banyak. Bisa jadi, orang yang direkrut di KPPS itu orang – orang partai tertentu atau bekas anggota Parpol,” papar Komisioner Bawaslu Kepri, Indrawan Susilo saat jumpa pers laporan akhir Pilakda tahun 2015 di Kantor Bawaslu Kepri, Selasa (9/2).

Hal ini, kata dia, menjadi perhatian bersama pada pelaksanaan Pilkada mendatang.

Sementara, Komisioner Bawaslu Kepri lainnya, Rendra sependapat dengan Indrawan. Dia juga memaparkan hasil pengawasan dan berdasarklan catatannya.

“Ada sekitar 80 laporan temuan diantaranya 47 laporan dan 33 temuan,” ucapnya.

Kemudian, tambahnya, beberapa pelanggaran yang diduga ada keterlibatan ASN di Kota Batam. Hal itu, pihaknya sudah menyampaikan ke pemerintah.

“Tindak pidana memang manjadi hal tersendiri bagi Bawaslu Kepri. Sedangakan, terkait dugaan money politik di Tanjungpinang, kita sudah berkoordinasi dengan Gakumdu, kepolisian, dan kejaksaan,” paparnya.

Akan tetapi, kata dia, hal itu tidak termasuk dalam tindak pidana umum.

“Permasalahan tindakan pemilihan, tidak ada sanksi yang mengikat,” ucapnya.

Selain itu, partisipasi masyarakat juga masih kurang pemahaman terhadap regulasi Pilkada. (ALPIAN TANJUNG)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

No More Posts Available.

No more pages to load.