DPRD Kepri Setujui Nota Keuangan Dan Ranperda APBD 2019

by -16 views
Gubernur Kepri, Nurdin Basirun Bersama Ketua DPRD Kepri, Jumaga Nadeak Saat Menandatangani Berita Acara Nota Keuangan dan Ranperda APBD 2019
Gubernur Kepri, Nurdin Basirun Bersama Ketua DPRD Kepri, Jumaga Nadeak Saat Menandatangani Berita Acara Nota Keuangan dan Ranperda APBD 2019
Iklan Banner

Tanjungpinang, (MetroKepri) – Nota Keuangan dan Ranperda APBD TA 2019 disetujui DPRD Kepri untuk ditetapkan menjadi Peraturan Daerah. Hal ini dilaksanakan dalam rapat paripurna DPRD Provinsi Kepulauan Riau dengan agenda laporan akhir panitia khusus DPRD Provinsi Kepulauan Riau di ruang rapat utama DPRD Provinsi Kepri, Jum’at (30/11/2018) pagi.

Rancangan peraturan daerah tentang anggaran pendapatan dan belanja daerah Provinsi Kepulauan Riau tahun anggaran 2019 telah mendapat persetujuan bersama antara Gubernur dan DPRD Provinsi Kepulauan Riau.

Dalam penyampaian Laporan Akhir Pansus, Ing Iskandarsyah mengatakan Banggar DPRD Provinsi Kepri secara garis besar telah melaksanakan ranperda APBD Provinsi Kepri TA. 2019, diawali sebelumnya dengan pembahasan rancangan KUA dan PPAS tahun 2019 yang telah disepakati bersama dan ditandatangani pada 22 November 2018 yang lalu.

Wakil Ketua II DPRD Kepri, Husnizar Hood Saat Menandatangani Berita Acara Nota Keuangan dan Ranperda APBD 2019
Wakil Ketua II DPRD Kepri, Husnizar Hood Saat Menandatangani Berita Acara Nota Keuangan dan Ranperda APBD 2019

“Sejak pembahasan Pra Rancangan KUA dan PPAS sehingga selesainya pembahasan nota keuangan dan Ranperda APBD TA 2019 Banggar dan TAPD telah melakukan pembahasan sebanyak lebih dari 10 kali pertemuan, terhitung mulai dari 9 Oktober – 29 November 2018,” ucap Ing Iskandarsyah dalam penyampaiannya.

Total Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Provinsi Kepulauan Riau Tahun Anggaran 2019 adalah sebesar Rp3.659.564.170.992,-.

Dari total tersebut dirincikan dalam struktur yakni untuk Pendapatan Daerah berjumlah Rp3.629.564.170.992,-. Antara lain Pendapat Asli Daerah (PAD) Rp1.252.765.639.592,-. Penerimaan Dana Perimbangan atau dana transfer pusat ke daerah sebesar Rp2.322.226.300.400,- yang berasal dari Dana Bagi Hasil Pajak, Dana Alokasi Umum, dan Dana Alokasi Khusus.

Sedangkan penerimaan lain – lain Pendapatan Daerah yang Sah berjumlah Rp54.572.231.000,- yang berasal dari dana insentif daerah, dan lain – lain Pendapatan Asli Daerah yang sah. Adapun besaran jumlah Belanja pada Ranperda APBD Provinsi Kepulauan Riau TA. 2019 diproyeksikan sebesar Rp3.659.564.170.992,-.

Sedangkan untuk Pembiayaan Daerah Sisa lebih anggaran tahun sebelumnya berjumlah Rp30.000.000.000,-. Pembiayaan Netto sebesar Rp30.000.000.000,-.

Ketua DPRD Kepri, Jumaga Nadeak Salam Komando Dengan Gubernur Kepri, Nurdin Basirun Usai Menandatangani Berita Acara Nota Keuangan dan Ranperda APBD 2019
Ketua DPRD Kepri, Jumaga Nadeak Salam Komando Dengan Gubernur Kepri, Nurdin Basirun Usai Menandatangani Berita Acara Nota Keuangan dan Ranperda APBD 2019

Dalam sambutannya, Gubernur Kepulauan Riau, Nurdin Basirun menyampaikan ada 5 prioritas tema kegiatan pembangunan yang akan dicapai pada tahun 2019, yakni peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, pengembangan ekonomi kerakyatan, pengembangan pusat kebudayaan Melayu, pengembangan infrastruktur wilayah, dan pengembangan tata kelola yang akuntabel.

“Penyusunan APBD TA. 2019 tetap memprioritaskan bidang pendidikan dengan alokasi APBD minimum 20%, dan kesehatan dengan alokasi APBD minimum 10% dengan tetap menjaga sinergitas terhadap program prioritas nasional dengan pedoman pada ketentuan perundang – undangan yang berlaku,” ujarnya.

Setelah penyampaian laporan akhir pansus, kemudian Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak, serta Wakil Ketua II DPRD Kepri Husnizar Hood, dan Gubernur Kepri menandatangani berita acara Nota Keuangan dan Ranperda APBD TA. 2019 untuk ditetapkan menjadi Peraturan Daerah. (Red/ Humas)

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.