Koarmada I Tunjukkan Katangguhan Operasional Pertahanan Pantai

by -62 views
Danguskamla Koarmada I, Laksma TNI Yayan Sofian foto bersama sejumlah perwira dan prajurit TNI AL usai upacara
Danguskamla Koarmada I, Laksma TNI Yayan Sofian foto bersama sejumlah perwira dan prajurit TNI AL usai upacara

Tanjung Uban, (MetroKepri) – Danguskamla Koarmada I, Laksma TNI Yayan Sofian ST memimpin upacara gelar pasukan dalam rangka latihan operasi pertahanan pantai Tahun Anggaran 2021 di kawasan Dermaga Fasharkan Mentigi Tanjung Uban, Kabupaten Bintan, Selasa (6/4/2021).

Dalam upacara tersebut, Danguskamla Koarmada I ini membacakan sambutan dari Panglima Komando Armada I (Koarmada I) Laksamana Muda TNI Abdul Rasyid K. SE MM dihadapan sejumlah prajurit TNI Angakatan Laut yang hadir dan telah siap untuk mengikuti latihan.

“Latihan ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kesiapan, baik materil maupun personel peserta latihan secara ril. Hal ini juga untuk meyakinkan kepada saya sebagai Panglima Koarmada I selaku direktur latihan atas kesiapan personel dan materil yang akan dilaksanakan selama 18 hari mulai tanggal 29 Maret hingga 15 April 2021,” ujarnya.

Dalam kegiatan latihan ini, jelasnya melibatkan 215 personel dan 3 KRI yakni, KRI Barkuda – 633, KRI Krait – 827, KRI Sigurot – 864, termasuk 2 pesawat udara Patnar U 6215 dan dan Heli Bell Hu 4201 dengan daerah latihan, Tajung Uban, laut Natuna Utara, Pantai Todak, serta Dabo Singkep.

“Latihan ini juga sebagai Pra-Armada Jaya yang dilaksanakan mulai akhir Juni sampai dengan awal Juli 2021,” ucapnya.

Adapun materi latihan terangnya, meliputi analisa tugas pokok penyampaian petunjuk rencana dan perintah persiapan, analisa perbandingan cara bertindak, konsep umum operasi dan rencana operasi, termasuk Tactical Floor Games.

“Dalam latihan posko ini harus dapat melaksanakan PPKM dengan baik, dan benar-benar sesuai skenario pada saat berada di lapangan,” ujarnya.

Danguskamla Koarmada I , Laksma TNI Yayan Sofian saat memeriksa pasukan upacara
Danguskamla Koarmada I , Laksma TNI Yayan Sofian saat memeriksa pasukan upacara

Pada kesempatan tersebut, Panglima Koarmada I juga menyampaikan beberapa penekanan, yakni perlunya memperhatikan keamanan latihan dengan menempati semua prosedur yang telah ditetapkan, melalui perhitungan cermat serta pertimbangan yang logis.

Kemudian, laksanakan latihan bersungguh untuk meningkatkan profesionalisme serta menguji kesiapan tempur Koarmada I dengan mengutamakan keselamatan personel juga materil.

“Laksanakan Purba Jaga secara proporsional dan pedomani prosedur termasuk protokol Covid-19 dalam setiap kegiatan latihan dalam rangka mewujudkan “Zero Accident,” imbuhnya.

Usai pelaksanaan upacara, Danguskamla Koarmada I, Laksma TNI Yayan Sofian saat ditemui wartawan mejelaskan tentang potensi negara saat ini yang merupakan sebuah negara kepulauan dan dianugrahi oleh Tuhan Yang Maha Esa menjadi sebuah negara yang subur makmur dengan 17 ribu pulau lebih serta memiliki pantai yang cukup panjang, sehingga perlu diwaspadai dari segala bentuk ancaman, gangguan, hambatan dan tantangan saat ini juga kedepannya.

“Koarmada I, khususnya TNI Angkatan Laut terus berupaya meningkatkan profesioanlitas prajurit setiap harinya melalui berbagai macam latihan. Sehingga kita kapan pun dan dimana pun dibutuhkan oleh negara untuk melaksanakan mempertahankan kedaulatan negara, juga penegakan hukum, kita sudah siap,” tegasnya.

Unsur yang telibat jelasnnya, yakni ada 3 Satgas, yakni Satgas Laut dengan melibatkan beberapa KRI, Satgas Udara dengan melibatkan patroli pesawat udara maritim termasuk helikopter dimiliki negara, dan Satgas Darat dengan melibatkan sejumlah pasukan Marinir.

Latihan ini sangat luar biasa, dimana semua komponen yang terlibat, baik Perwira, Bintara dan Tamtama itu harus dilaksanakan secara antusias. Karena inilah profesi kita. Hibi kita sebagai prajurit Angkatan Laut untuk melaksanakan latihan.

Ditanya tentang skenario latihan yang akan dilaksanakan, Yayan Sofian menyebutkan akan dirumuskan dalam keputusan militer dengan berbagai macam bentuk ancaman kekinian.

“Sebab ancaman saat ini bukan lagi seperti zaman dahulu melalui serbuan dan sebagainya. Tapi ancaman perperangan modern saat ini lebih komplek lagi,” tegasnya.

Pada pelaksanaan upacara tersebut, Danguskamla Koarmada I, Laksma TNI Yayan Sofian lebih dahulu memeriksa sejumlah pasukan prajurit yang akan melaksanakan latihan, termasuk sejumlah peralatan senjata yang akan digunakan. (Red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

No More Posts Available.

No more pages to load.