Komisi IV DPRD Kota Batam Sikapi Aduan Warga

by -252 views
Puluhan Warga Batu Aji Saat Mendatangi Komisi IV DPRD Kota Batam. Foto JIHAN
Puluhan Warga Batu Aji Saat Mendatangi Komisi IV DPRD Kota Batam. Foto JIHAN
Iklan Banner

Batam, (MetroKepri) – Puluhan Warga Batu Aji mengadu ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Batam, Rabu (11/07/2018). Hal itu terkait permasalahan sekolah menengah pertama (SMP) yang ada di daerah Kibing Batu Aji.

Rapat bersama Warga Batu Aji itu juga dipimpin oleh Ketua Komisi IV DPRD Kota Batam, H. Djoko Mulyono.

Djoko mengatakan tentunya permasalahan dan aduan warga tersebut sudah disikapi.

“Kita sikapi dan kita minta waktu dua atau tiga hari agar kita dapat berkordinasi dengan Dinas Pendidikan. Langkah apa dan solusi apa yang akan kita diskusikan supaya anak – anak ini bisa masuk belajar sebagaimana layaknya wajib belajar serta mengharapkan supaya pemerintah dapat menyediakan sarana dan prasarana,” papar Ketua Komisi IV DPRD Kota Batam, H. Djoko Mulyono saat diwawancarai oleh awak media di ruang rapatnya.

Dia mengemukakan, supaya mereka dapat belajar dan juga permasalahan ini akan dikondisikan dan mengkomunikasikan dengan Dinas Pendidikan terkait APBDP.

“Dan itu akan secepat mungkin, kalau tidak ada halangan itu pasti kita akan upayakan,” ujarnya.

Terpisah salah satu tokoh masyarakat Majelis Kepri Tahere mengatakan tujuan warga ke dewan ini, anak mereka mau masuk sekolah SMP. Namun disana itu dibuat dua zona bahwa sekolah SMP 11 dan SMP 53.

“Sementara, beliau – beliau ini sudah mendaftar. Nah zona ini tidak diterima dengan alasan tidak zona lingkungan dan juga masalah nilai anak – anak yang mau masuk sekolah ini nilainya rendah. Ini kan sama sekali tidak masuk akal, sementara dengan nilai rendah itu anak mereka itu tidak bisa masuk sekolah di zona ini,” ujarnya.

Menurutnya, ini yang harus ditanggapi dan waktu kemarin datang ke sekolah itu, dirinya sempat menanyakan hal itu.

“Kenapa anak saya ini tidak bisa sekolah lantaran ada dua zona disini, maka satupun tidak ada menerima anak – anak kami di sekolah itu. Sementara jumlah anak yang mau masuk sekolah di daerah Batu Aji itu sebanyak dua ratus lebih,” ucapnya. (JIHAN)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.