Nikolas Panama: Ayo Cegah Penularan Covid-19

by -90 views
Cuci tangan pakai sabun setelah beraktifitas
Cuci tangan pakai sabun setelah beraktifitas
Iklan Banner

Tanjungpinang, (MetroKepri) – Berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) Kepri, jumlah pasien positif Covid-19 terus bertambah, termasuk ODP dan PDP.

Kondisi ini tentunya sudah memprihatinkan pasalnya jumlah pasien Covid-19 dalam dua hari melonjak hingga 23 orang.

“Sampai hari ini masyarakat yang sehat, seharusnya dalam posisi bertahan agar tidak tertular Covid-19. Bagaimana cara bertahan? Pilihan kita hanya sedikit, tetap di rumah, terapkan pola hidup sehat dan hindari kontak dengan orang lain,” kata Anggota Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Covid-19 Nikolas Panama, Jum’at (10/04/2020) di Tanjungpinang.

“Sekali lagi, kita harus bertekad, tidak keluar rumah. Ayo cegah penularan Covid-19,” tambahnya.

Kata Niko, kalau memang harus keluar rumah untuk urusan yang penting, gunakan masker, tetap jaga jarak dengan orang-orang, termasuk dengan kasir atau pedagang di swalayan dan di pasar.

Lanjut Niko, pastikan diri kita kembali ke rumah dalam kondisi steril. Bagaimana caranya? “Cuci wajah, tangan dan kaki dengan sabun. Kemudian masuk ke kamar mandi cuci pakaian yang digunakan tadi lali mandi dengan bersih,” ujarnya menganjurkan.

Apakah ini sudah diterapkan? Menurut Niko, Ini harus dibiasakan untuk mencegah Covid-19 menulari diri kita maupun anggota keluarga kita.

Dari hasil penelusuran Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 di Kepri di kabupaten/kota, masih banyak warga yang tidak menggunakan masker saat berinteraksi.

“Ini paling banyak terlihat di pasar dan kawasan pertokoan,” ungkap Niko.

Bahkan lanjutnya lagi, masih ditemukan pemilik swalayan, pemilik toko dan pedagang di pasar tidak menggunakan masker. Tentu kondisi ini tidak hanya membahayakan mereka, melainkan juga konsumen.

“Seharusnya, pedagang, pelayan toko dan swalayan menggunakan masker, dan menyiapkan wadah berisi air bersih dan sabun,” sebut Niko lagi.

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kepri memberi peringatan keras kepada mereka yang terkesan menganggap virus ini masalah biasa.

“Kami akan mengusulkan kepada pemerintah kabupaten dan kota untuk menutup toko dan swalayan yang tidak melaksanakan protokol kesehatan mencegah penularan,” katanya tegas.

“Usaha mereka dapat dibuka jika pelayannya menggunakan masker dan menyediakan tempat membersihkan tangan,” saran Niko.

Petugas kesehatan sampai sekarang masih intensif menyosialisasikan jaga jarak fisik, dan kenakan masker saat berinteraksi. Kepada pedagang, petugas juga mensosialisasikan bagaimana cara membuat masker dari kain.

“Kepada pengusaha swalayan dan toko yang sudah melaksanakan protokol kesehatan, kami ucapkan terima kasih.
Kepada kedai kopi dan rumah makan, kami memberi apresiasi karena tidak menyediakan kursi untuk pelanggan,” pungkasnya. (*)

Penulis: Novendra

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.