PT MCR Janji Tinggal Janji, Pekerja “Ancam” Bongkar Pekerjaan

by -388 views
Bukti kontrak pekerjaan antara Surya bersama PT MCR
Bukti kontrak pekerjaan antara Surya bersama PT MCR
Iklan Banner

Tanjungpinang, (MetroKepri) – Pelaksana pekerjaan lanjutan proyek Gedung Umrah di Dompak Surya “Berang” terhadap Kontraktor Pelaksana PT Michellindo Cahaya Rezeki (MCR).

Pasalnya, apa yang dijanjikan oleh PT MCR yakni upah pekerjaan sesuai kontrak pekerjaan tidak kunjung diberikan ke dirinya (Surya).

“Janji tinggal janji. Sampai sekarang pekerjaan sudah selesai 80 persen tapi mau dibayar 20 persen saja,” kata Surya kepada awak media ini, Kamis (09/07/2020).

“Sesuai kontrak awal aja tidak dipenuhi, janji janji terus. Yang saya minta ini hak saya sebagai pekerja,” tambahnya.

Akan hal tersebut, Surya menjadi kesal dan mengancam akan membongkar pekerjaan yang sudah dikerjakannya bersama sama anggotanya.

“Karena mereka tidak komitmen dan selalu janji janji terus, saya akan bongkar plapon yang sudah saya kerjakan dan besi stanles yang sudah jadi akan saya bawa pulang,” ujarnya dengan nada kesal dan berang.

“Kerugian ini akan saya tanggung sendiri tapi pekerjaan akan saya bongkar,” tegas Surya.

Sementara itu, hasil percakapan Surya bersama management PT MCR Wahyu terkait pekerjaan lewat Chat WhatsApp, yang isinya pihak PT enggan membayar upah pekerjaan yang sudah diselesaikan dan hanya ingin membayar sebesar 20 persen DP pekerjaan.

Namun, upah yang seharusnya dibayarkan oleh PT MCR kurang lebih Rp200 juta ke Surya selaku pekerja pekerjaan.

Sampai berita ini diposting, pihak managemen PT MCR belum dapat ditemui di lokasi pekerjaan yakni di samping Gedung UMRAH, Dompak. (*)

Penulis: Novendra

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.