Warga Pulau Pekajang Dambakan Jaringan Komunikasi

by -305 views
Ketua RT 01 RW 02 Desa Pekajang, Rahman. Foto Ian
Ketua RT 01 RW 02 Desa Pekajang, Rahman. Foto Ian

Lingga, (MK) – Salah satu pulau di wilayah Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) yang berbatasan langsung dengan Provinsi Bangka Belitung (Babel), hingga saat ini belum terjangkau oleh jaringan komunikasi.

Pulau yang diberi nama Desa Pulau Pekajang ini juga memiliki hasil sumberdaya alam timah. Selain sumberdaya alam, pulau seluas lebih kurang 2 hektare persegi ini, dihuni oleh 442 Kartu Keluarga (KK).

Meski demikian, beberapa fasilitas umum di daerah tersebut hingga saat ini masih minim, seperti tidak adanya jaringan komunikasi dan transportasi.

Akan hal itu, warga Desa Pekajang Kecamatan Lingga mendambakan jaringan komunilkasi di daerahnya agar terlaksana.

“Dengan berkunjungnya Pak Gubernur Kepri ke Desa Pekajang ini, kami berharap jaringan komunikasi ini ada dan Pak Gubernur bersedia membantunya,” ucap Ketua RT 01/ RW 01 Desa Pekajang, Rahman saat berbincang – bincang dengan media ini di Kantor Desa Pekajang, Senin (6/4).

Sebelum acara silaturahmi Gubernur Kepri dimulai, pria 70 tahun ini juga mengutarakan, pengaliran arus listrik di desanya dimulai dari pukul 17.00 WIB hingga pukul 23.00 WIB.

“Penggunaan listrik disini bergiliran setiap harinya. Untuk di lingkungan RT saya dimulai dari pukul 17.00 WIB hingga pukul 23.00 WIB, setelah itu gantian dengan warga lingkungan RT lainnya,” ujar Rahman.

Sementara, dengan jarak tempuh menuju pulau tersebut sangat jauh, memaksa para nelayan Pulau Pekajang menjual hasil ikan tangkapannya ke wilayah Bangka Belitung (Babel).

“Selain jual ikan kesana, kami juga belanja kebutuhan sembako ke Babel. Karena, jarak tempuh ke Babel hanya 3 jam dengan menggunakan pompong. Kalau ke Lingga lebih jauh lagi,” katanya.

Selain itu, meski letak pulau mereka jauh, Rahman mengaku, warga dan pembangunan di Pulau Pekajang tetap diperhatikan Pemerintah Lingga dan Pemerintah Provinsi Kepri.

“Warga kami ada mendapat bantuan RTLH dan pompong setiap tahunnya. Dan kami juga bangga dengan Pak Gubernur, karena sudah dua kali mengunjungi desa kami yang sangat jauh ini,” ujarnya.

Sedangkan, terkait kesehatan masyarakat Desa Pekajang, Rahman mengaku, warga di desanya belum ada yang menderita penyakit serius, hanya sakit ringan.

“Untuk kesehatan disini sudah lumayan, karena sudah ada Puskesmas di Desa Pekajang ini. Sebelumnya, ada warga kami yang menderita penyakit serius seperti TBC, dan melahirkan susah, maka dibawa berobat keluar,” imbuhnya. (Ian)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

No More Posts Available.

No more pages to load.