DPRD : Komentari Limbah Minyak di Bintan Harus Hati – Hati

by -244 views
Limbah minyak di bibir pantai Desa Pengudang
Limbah minyak di bibir pantai Desa Pengudang

Tanjungpinang, (MK) – Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Sukhri Fahrial menyebutkan, dalam mengomentar permalahan limbah minyak yang mengotori sejumlah kawasan di Kabupaten Bintan, pihaknya harus berhati – hati.

“Soal limbah itu, kami harus berhati – hati mengomentarinya. Sebab menyangkut negara asing dan jangan sampai salah menuduh,” ujar Sukhri, Minggu (5/4).

Ia menyampaikan, pencemaran limbah di Bintan itu juga merupakan permasalahan serius yang harus diatasi. Pihaknya (Komisi I DPRD Kepri) akan menelusuri permasalahan tersebut.

“Setelah fakta – fakta terkumpul, baru dapat disimpulkan pihak mana yang bertanggung jawab dalam permasalahan itu. Kami juga akan turun ke lokasi pencemaran limbah itu,” ucapnya.

Hal itu, kata dia, guna menelusuri dan mengumpulkan informasi dari pihak – pihak yang berwenang.

Sebelumnya, Wakil Bupati Bintan, Khazalik mengatakan, permasalahan limbah minyak di perairan Berakit dan sekitarnya bukan pertama kali terjadi. Limbah itu diduga berasal dari kapal asing yang mencuci banker sebelum mengisi minyak.

“Hal ini sudah terjadi lama. Kami juga sudah melaporkannya ke Pemerintah Kepri dan pusat, namun belum juga tuntas,” katanya.

Khazalik mengutarakan, keberadaan limbah minyak itu mengganggu ekosistem di perairan Bintan. Selain itu, wisman juga merasa tidak nyaman atas tercemarnya perairan Bintan.

“Keberadaan limbah minyak itu berdampak negatif, karena merugikan masyarakat, pengusaha sektor pariwisata dan Pemerintah Bintan,” imbuhnya. (Ian)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

No More Posts Available.

No more pages to load.