UPTD SPAM Respons Keluhan Air Bersih Warga Kampung Bugis Tanjungpinang

by -793 views
SWRO
SWRO

Tanjungpinang, (MetroKepri) – Kepala UPTD SPAM Dinas PUPR Kota Tanjungpinang, Heri Jumeri, merespons keluhan warga Kampung Bugis terkait distribusi air bersih yang dikeluhkan tidak lancar selama setahun terakhir.

Heri Jumeri menjelaskan, pengoperasian air bersih kepada pelanggan di Kampung Bugis memang dilakukan secara bergiliran berdasarkan wilayah aliran.

“Pengoperasian air bersih kepada pelanggan untuk Kampung Bugis, kita memang bergiliran wilayah alirannya,” ujar Heri Jumeri, kepada media ini, Minggu (30/8/2026).

Ia mengatakan kondisi cuaca panas dan kemarau yang terjadi saat ini turut memengaruhi debit air yang tersedia untuk memenuhi kebutuhan pelanggan.

“Dan kondisi saat ini panas dan kemarau sangat mempengaruhi debit air kita,” katanya.

Meski demikian, Heri Jumeri menyatakan akan turun kembali ke lokasi untuk memantau kondisi aliran air SPAM di wilayah Kampung Bugis.

“Insyaallah, saya turun ke lokasi lagi pada hari kerja untuk memantau wilayah aliran,” ujarnya.

Sebelumnya, warga Kampung Bugis RT 02/RW 01, Kelurahan Kampung Bugis, Kecamatan Tanjungpinang Kota, mengeluhkan distribusi air SPAM tidak lancar selama kurang lebih satu tahun.

Kondisi tersebut bahkan disebut semakin parah. Memasuki bulan ini, air SPAM dikatakan tidak mengalir sama sekali ke rumah warga.

Salah seorang pelanggan SPAM, Heri, mengatakan gangguan distribusi air sudah dirasakannya selama kurang lebih satu tahun. Sebelumnya, air masih mengalir meski hanya sekitar empat hari sekali.

“Sudah setahun ini air macet. Sebelumnya air mengalir hanya empat hari sekali. Tapi dalam bulan ini sudah tidak mengalir sama sekali,” ujar Heri kepada media ini, Jumat (28/8/2026).

Heri mengaku telah menjadi pelanggan SPAM selama lebih dari tiga tahun. Selama itu pula, ia mengaku tetap menjalankan kewajibannya membayar retribusi air SPAM secara rutin.

“Bukan kita tidak bayar. Kita rutin membayar retribusi air SPAM tersebut,” tegasnya.

Menurut Heri, keluhan terkait terganggunya aliran air tersebut juga telah disampaikannya kepada petugas yang melakukan pemungutan retribusi SPAM di wilayahnya.

Namun, hingga kini persoalan tersebut belum mendapatkan penyelesaian. Kondisi ini membuat warga harus menghadapi keterbatasan air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Heri berharap Pemerintah Kota Tanjungpinang dapat memberikan perhatian serius terhadap persoalan pelayanan air bersih, khususnya bagi masyarakat yang telah menjadi pelanggan SPAM di Kampung Bugis.

Menurutnya, air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat sehingga pelayanan kepada pelanggan semestinya menjadi perhatian utama.

“Kami meminta pemerintah memperhatikan pelayanan air bersih untuk warga, terutama yang berlangganan air SPAM di Kampung Bugis,” katanya.

Selain pemerintah daerah, ia juga meminta para wakil rakyat di DPRD Kota Tanjungpinang merespons keluhan masyarakat terkait ketersediaan dan pelayanan air bersih.

Ia berharap persoalan tersebut tidak berhenti sebagai keluhan warga, tetapi dapat segera ditindaklanjuti dengan mencari penyebab terganggunya distribusi air serta solusi agar pelayanan kembali normal. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

No More Posts Available.

No more pages to load.