April 2018, Dua Kota di Kepri Alami Deflasi 0,29 Persen

by -332 views
Kepala BPS Kepri, Panusunan Siregar Saat Pertemuan. Foto Rudi Prastio
Kepala BPS Kepri, Panusunan Siregar Saat Pertemuan. Foto Rudi Prastio

Tanjungpinang, (MK) – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kepri mencatat indeks harga konsumen (IHK) gabungan 2 kota IHK di Provinsi Kepulauan Riau pada April 2018 mengalami penurunan indeks dari 133,31 pada Maret 2018 menjadi 132,92 bulan ini atau terjadi deflasi gabungan sebesar 0,29 persen.

Dari release berita resmi statistik (BRS) BPS Provinsi Kepri yang masuk ke email redaksimetrokepri, Rabu (02/05/2018) tercatat inflasi tahun kalender (Januari s.d April 2018) sebesar 0,76 persen. Laju inflasi ‘year on year’ (April 2018 dibanding dengan April 2017) gabungan tercatat sebesar 4,35 persen.

Dari 23 kota IHK di Sumatera, tercatat 10 kota mengalami deflasi dan 13 kota mengalami inflasi. Deflasi tertinggi terjadi di Kota Sibolga sebesar 0,64 persen dan deflasi terendah terjadi di Kota Medan dan Bandar Lampung sebesar 0,01 persen.

Inflasi tertinggi terjadi di Kota Pangkal Pinang sebesar 1,01 persen dan inflasi terendah terjadi di Kota Padang sebesar 0,01persen.

Kota Batam dan Tanjungpinang dari 10 kota yang mengalami deflasi di Sumatera masing – masing menduduki peringkat ke 4 dan ke 6.

Selanjutnya bila dilihat dari 82 kota IHK, tercatat 28 kota mengalami deflasi dan 54 kota mengalami inflasi. Deflasi tertinggi terjadi di Kota Tual sebesar 2,26 persen dan deflasi terendah terjadi di Kota Medan, Bandar Lampung dan Tegal sebesar 0,01 persen.

Inflasi teringgi terjadi di Kota Merauke sebesar 1,32 persen dan inflasi terendah terjadi di Kota Padang dan Kudus sebesar 0,01 persen.

Kota Batam dan Tanjungpinang dari 28 Kota yang mengalami deflasi se – Indonesia menduduki peringkat ke 9 dan ke 15. (Red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

No More Posts Available.

No more pages to load.