Banyak Pembangunan Dilaksanakan, Impian Ansar Untuk Kesejahteraan Masyarakat Kepri

by -102 views
Kadis Kominfo Kepri Hasan S.Sos Saat Dialog Lintas Pagi
Kadis Kominfo Kepri Hasan S.Sos Saat Dialog Lintas Pagi

Tanjungpinang, (MetroKepri) – Penataan Ibukota Provinsi Kepulauan Riau terus dilakukan pembenahan baik dari segi sarana dan prasarana wajah ibukota. Pembangunan yang begitu marak dilaksanakan saat ini, dimaksudkan untuk menjual Kepri ke kancah yang lebih luas lagi.

Sempena dilaksanakannya pembangunan infrastruktur Ibukota, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau juga fokus dan konsisten pada sentralisasi dan revitalisasi daerah-daerah pusat ekonomi masyarakat Kepri guna memberikan kenyamanan, kemudahan akses kepada masyarakat Kepri.

Menjawab pertanyaan-pertanyaan masyarakat terhadap pembangunan apa saja dan apa manfaat yang dapat dirasakan langsung bagi masyarakat Kepri. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kepri Hasan Sos menghadiri Dialog Lintas Pagi, Menata Ibukota Provinsi Kepri di Studio RRI Pro 1, Tanjungpinang, Rabu (03/08/2022).

Pada dialog itu, Kadiskominfo Kepri Hasan hadir bersama Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Provinsi Kepri Rodi Yantari dan dipresenteri oleh Aryo Wisnu. Dialog tersebut, diharapkan membawa angin segar kepada masyarakat terhadap rasa kekhawatiran saat ini.

Dalam dialog tersebut, Kadiskominfo Hasan menyebutkan pembangunan yang sedang berlangsung saat ini berdasarkan RPJMD dan keinginan langsung dari Gubernur Provinsi Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad.

“Maraknya pembangunan saat ini memang beberapa berdasarkan dari RPJMD Provinsi Kepri, tapi sebagian besar merupakan impian dari Pak Gubernur sendiri yang menginginkan kesejahteraan bagi masyarakat Kepri. Banyak program-program yang beliau canangkan, karena kepeduliannya terhadap masyarakat. Tentunya kita akan upayakan keinginan beliau terwujud kedepannya,” papar Hasan.

Masih kata Hasan, proyek infrastruktur yang dibangun di daerah-daerah yang strategis ini adalah upaya Gubernur Ansar memperkenalkan Kepri di kancah nasional maupun internasional dan menarik wisatawan-wisatawan akan berdatangan ke Kepri.

“Hal ini harus benar-benar diingat, Tanjungpinang bukan Pangkal Pinang, Kepulauan Riau bukan Riau dan juga Batam merupakan bagian dari Kepri yang selama ini masyarakat banyak tahu tentang Batam tapi tidak mengenal Kepri itu sendiri,” ujar Hasan.

Kemudian, kata Hasan, sejumlah pembangunan infrastruktur untuk memperkenalkan Kepri ini diantaranya Kawasan Gurindam 12 yang menjual keindahan Tanjungpinang dari pintu masuk Kepri dari sisi laut, pendestrian median jalan Bandara RHF yang ditujukan menjual Kepri dari pintu masuk udara, lalu jembatan Babin dari darat nantinya,” ucap Hasan.

Dia mengutarakan fokus dan konsistennya Pemprov Kepri untuk mempercantik wajah ibukota tidak bisa dikatakan bualan belaka atau keinginan sepihak. Hal ini didasari dari banyak aspek, salah satunya Tanjungpinang merupakan pusat Pemerintahan Provinsi Riau dahulunya sebelum dipindahkan ke Pekanbaru, yang kemudian keberadaan Pulau Penyengat sebagai Pusat Kerajaan Riau Lingga.

Harapan Hasan, dengan dikenal keindahannya sebagai Ibukota Kepri oleh masyarakat luas, orang-orang akan timbul rasa penasaran terhadap apa saja wisata yang ada di Kepri, sehingga daerah-daerah di Kepri juga ikut tersohor dan dikunjungi wisatanya.

Terakhir, Hasan menjelaskan sebagai bentuk perhatian Gubernur Ansar kepada masyarakat, pusat-pusat perputaran roda ekonomi menjadi fokus Pemprov Kepri untuk menjadi daya tarik Kepri dan tersentralisasinya tempat-tempat tersebut.

“Revitalisasi jalan Merdeka, Kota Lama Tanjungpinang menjadi lebih menarik untuk dikunjungi wisatawan, nantinya juga di kawasan Gurindam 12 terdapat daerah khusus pusat perbelanjaan bagi pelaku usaha kaki lima, Dekranasda dan tempat oleh-oleh produk khas Kepri,” ucapnya.

Sementara itu, Rodi Yantari memaparkan program pemerintah yang sudah berjalan dan yang sedang diprogramkan kedepannya yakni Revitalisasi Pulau Penyengat, Revitalisasi Taman Gurindam, Revitalisasi Kota Lama, Pembangunan Fly Over simpang Ramayana, Pendestrian jalan Bandara RHF dan jembatan Batam-Bintan.

“Banyak program pemerintah yang saat ini sedang berlangsung dan juga masih dalam tahap proses perencanaan. Nantinya, di Simpang Kota Piring akan dibangun Fly over juga,” katanya. (Ian)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

No More Posts Available.

No more pages to load.