Tanjungpinang, (MetroKepri) – Kota Tanjungpinang melalui Dekranasda, kini memiliki karya baru yang diproduksi di dalam kota sebagai ciri khas asli produk lokal.
Batik Gurindam Pusaka namanya, didesain penuh makna seirama Gurindam 12 karya Raja Haji Fisabilillah.
Begitu juga dengan Batik Gurindam Pusaka memiliki 12 motif yang dilukis seindah mungkin menggunakan corak khas Kota Tanjungpinang.
Sabtu, (14/12/2019) malam, Wali Kota Tanjungpinang, Syahrul S.Pd dengan bangga meluncurkan 12 motif batik khas Tanjungpinang di Gedung Gonggong, Taman Laman Boenda, Tepi Laut.
Pada malam itu juga, Syahrul yang disaksikan oleh Ketua Dekranasda Kota Tanjungpinang Juwariyah Syahrul melauncing peluncuran 12 motif batik sekaligus di hak patenkan sebagai ciri khas Tanjungpinang.
Istri Walikota Tanjungpinang ini membeberkan, proses pemilihan motif ini melibatkan stakholdel-stakholder terkait, seperti Lembaga Adat Melayu (LAM), Dewan Kesenian, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Tanjungpinang dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Tanjungpinang.
“Saya harap ke 12 motif yang telah dilucurkan ini dapat menjadi ragam pilihan motif batik yang sudah ada, seperti batik gonggong, kemunting dan lainnya,” ungkapnya.
Selain itu, Juwariyah berharap mudah-mudahan beraneka ragam motif ini dapat digunakan oleh intansi swasta maupun intansi di lingkungan Pemko Tanjungpinang.
Saat disinggung apakah kedepannya Batik Gurindam Pusaka ini akan dikenalkan ke mancanegara atau Go Internasional, Juwariyah berharap hal yang sama.
“Untuk awalnya kita perkenalkan dulu di Tanjungpinang, seluruh Kepri. Lalu, kita kenalkan ke Pusat dan seluruh Indonesia bahwa Tanjungpinang memiliki batik dengan ciri khas tersendiri,” ungkapnya.

Sebelumnya, Wali Kota Tanjungpinang, Syahrul S.Pd mengapresiasi sebesar-besarnya terhadap peluncuran 12 motif batik yang dihelat oleh Dekranasda Tanjungpinang ini.
“Hal ini juga sekalian mengenalkan jenis batik yang selama ini hanya satu macam yakni Batik Gonggong,” ungkapnya.
Ke depannya, Syahrul juga berharap agar seluruh pegawai yang ada di Pemko Tanjungpinang bisa menggunakan batik lokal khas Tanjungpinang ini.
“Insyallah 2020 para PNS sudah bisa menggunakan batik ini, nanti kita rapatkan terlebih dahulu, termasuk sekolah-sekolah, misalnya SMP 1 memilih motif yang mana dari 12 motif ini, begitu juga SMP lainya memilih motif yang mana,” ungkapnya.
Menurut Ayah sapaan akrabnya Walikota Tanjungpinang ini, peluncuran batik ini juga diharapkan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat dan ekonomi kreatif yang ada di Tanjungpinang.
“Mudah-mudahan Batik Gurindam Pusaka ini dapat menunjang geliat perekonomian di Kota Tanjungpinang,” sebutnya.
Sebagaimana diketahui, pada kegiatan tersebut, Syahrul dan Juwariyah juga menggunakan dan menampilkan salah satu motif dari 12 motif Batik Gurindam Pusaka diatas panggung serta diikuti oleh hampir seluruh kepala OPD Pemko Tanjunpinang beserta istri masing-masing guna untuk memperkenalkan motif batik yang diluncurkan ke tamu undangan. (*)
Penulis: Novendra
