
Tanjungpinang, (MK) – Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis premium di seluruh SPBU yang ada di Kota Tanjungpinang mengalami kekosongan saat ini.
Salah satu Pengawas SPBU KM 7, Yogi menyebutkan hal ini merupakan kebijakan dari Pertamina.
“Setiap SPBU wajib memproduksi BBM jenis Pertalite. Untuk sementara ini, SPBU Batu 7 kehabisan BBM Premium,” ujar Yogi saat dikonfirmasi awak media ini di ruangannya, Senin (15/5/2017).
Saat ditanya ada dugaan permainan pihak Pertamina terkait target dari pusat yang mengharuskan menghabiskan BBM jenis Pertalite sebanyak 50 ton dalam jangka satu bulan, Yogi mengaku tidak mengetahui soal itu.
“Saat ini kita sedang ada perbaikan tangki minyak di sini mas, bukan kita tidak mau jual bensin. Lebih enak kita jual bensin sebenarnya, karena cepat habis,” ucapnya.
Selain Yogi, Pengawas SPBU KM 10, Herman mengatakan, menurut informasi yang didapatinya bahwa Premium mau dihapuskan dan diganti dengan Pertalite.
“Kemaren waktu rapat yang datang hanya bos – bos saja mas, saya hanya dapat info saja,” katanya. (NOVENDRA)
