Natuna, (MetroKepri) – Bupati Natuna, Drs. H. A Hamid Rizal M.Si membuka secara resmi Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Wilayah II yang dilaksanakan di Aula Kecamatan Bunguran Batubi, Senin (11/02/2019).
Pada kesempatan itu, Hamid menyampaikan, Musrenbang kecamatan merupakan forum musyawarah tahunan antar pemangku kepentingan untuk membahas dan menyepakati langkah – langkah penanganan program kegiatan prioritas yang tercantum dalam daftar usulan rencana kegiatan pembangunan kelurahan/ desa yang diintegrasikan dengan prioritas pembangunan kabupaten untuk mendapatkan masukan mengenai kegiatan prioritas pembangunan di wilayah kecamatan yang bersangkutan.

Masukan itu sekaligus sebagai dasar penyusunan rencana pembangunan kecamatan yang akan diajukan kepada SKPD yang berwenang sebagai dasar penyusunan rencana kerja satuan kerja perangkat daerah pada tahun berikutnya. Wilayah II meliputi, Kecamatan Bunguran Batubi, Kecamatan Pulau Tiga, Kecamatan Pulau Tiga Barat, Kecamatan Bunguran Barat, Kecamatan Bunguran Utara, dan Kecamatan Pulau Laut.
Bupati Hamid Rizal menerangkan, saat ini Kabupaten Natuna menjadi perhatian khusus Pemerintah Pusat.
“Untuk itu kita harus memanfaatkannya sebaik mungkin dan mesti fokus pada pembangunan prioritas yang harus dibangun. Semalam saya melihat langsung Pelabuhan Setungkuk di Desa Tanjung Sebauk dan saya prihatin akan bangunan tersebut karena sudah banyak yang rusak dan patah. Kalau saya menilai itu sangat perlu dibangun, sekarangkan itu jembatan kayu, kalau bisa langsung dibeton saja agar bisa tahan lama dan bermanfaat bagi kita semua,” papar Hamid.
Lebih lanjut Hamid, menjelaskan bahwa hak – hak kabupaten saat ini semakin berkurang terhadap penguasaan laut, dulu masih mendapat kewenangan beberapa mil. Namun saat ini kewenangan sangat terbatas.
Untuk itu, dalam Musrenbang ini harus berpikir keras bagaimana hal itu bisa kembali ke ujung perbatasan NKRI ini, sehingga pertumbuhan ekonomi serta penambahan infrastruktur bisa semakin bertambah.
“Satu – satunya jalan terbaik yaitu Natuna – Anambas harus menjadi Provinsi Khusus dan hal itu sudah saya pikirkan sejak lama. Semua itu mesti kita wujudkan bersama – sama demi anak – anak cucu kita. Semua ini tidak akan terlaksana dengan mudah tanpa ada campur tangan semua elemen yaitu pemerintah dan masyarakat Natuna,” ujar Hamid mengakhiri sambutannya.
Sementara, Camat Bunguran Batubi, Nur Parta mengucapkan selamat datang kepada Bupati Natuna beserta rombongan yang telah dapat hadir di Kecamatan Bunguran Batubi untuk membuka langsung Musrenbang yang dilaksanakan hari ini.
“Saya sebagai tuan rumah, mohon maaf atas segala kekurangan dalam penyambutan kami hari ini,” ucap Parta.

Dikesempatan yang sama, Kepala Dinas BP3D Natuna, Mustapa Al Bakri menyampaikan, Musrenbang dilakukan berdasarkan Undang – Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional (SPPN).
“Ini merupakan langkah yang kedua dimana sebelumnya dilakukan Musrenbang Desa dan untuk Musrenbang Kabupaten akan dijadwalkan pada awal Maret nanti,” kata Mustapa.
Dikesempatan itu juga, dilaksanakan penyerahan beras produksi daerah tempatan kepada Bupati, kemudian Bupati berkesempatan menghadiri dan meninjau langsung persawahan masyarakat tempatan berupa kegiatan panen padi Demoplot yang dilaksanakan Dinas Pertanian Natuna di Desa Gunung Putri, Kecamatan Bunguran Batubi.
Turut hadir dalam acara tersebut, beberapa anggota DPRD Natuna, sejumlah Pimpinan OPD di Lingkungan Pemkab Natuna, Para Camat se Wilayah II, Para Kepala Desa, Ibu – Ibu Penggerak PKK, Tokoh Agama, Tokoh Adat, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda, dan para undangan yang hadir. (Manalu/ Hms)
