Tanjungppinang, (MK) – Komandan Kodim (Dandim) 0315/ Bintan, Letkol Inf Charles P Sagala menegaskan, pihaknya akan mengecek kebenaran informasi masyarakat terkait dugaan maraknya peredaran narkoba di pulau terpencil di Provinsi Kepulauan Riau.
“Perjalanan Tim Ekpedisi Gurindam Sakti 2016 ini juga bertujuan untuk mengetahui kebenaran informasi masyarakat yang saat ini berkembang, seperti peredaran narkoba dibeberapa pulau terpencil,” papar Letkol Inf Charles kepada MetroKepri.co.id usai apel pelepasan Tim Ekspedisi Gurindam Sakti 2016 di Makodim 0315/ Bintan, Jumat (1/4).
Dia mengutarakan, Provinsi Kepri merupakan salah satu wilayah strategis dalam hal peredaran narkotika, seperti kasus yang terjadi beberapa minggu ini.
“Tetapi, tidak selamanya laporan tersebut langsung kita tindaklanjuti. Harus ditelusuri terlebih dahulu, baru kita lakukan penangkapan,” ujarnya.
Selain narkoba, Dandim juga menegaskan, tindak kriminal lainnya juga akan ditindak pihaknya dan proses hukumnya dengan pihak yang terkait.
“Kalau di pulau – pulau terpencil informasinya tindak pidana illegal loging masih marak. Jika kedapatan, akan kita tangkap dan akan kita serahkan ke pihak kepolisian. Dalam ekspedisi kali ini, kita juga melibatkan beberapa anggota dari Polres Tanjungpinang,” paparnya.
Sebelumnya, persoalan narkoba ini juga, Dandim 0315 Bintan ini mengaku tidak akan main – main dalam menangani kasus narkoba tersebut.
“Untuk anggota saya sendiri sudah tiga orang yang sudah dipecat. Saya tidak akan timbang pilih kalau terkait kasus narkoba,” ucapnya. (NOVENDRA)
