Di Klaim Tiongkok, Presiden Jokowi Kunjungi Natuna

by -291 views
by
Presiden RI. Joko Widodo saat berkunjung ke Natuna. Foto KALIT
Presiden RI. Joko Widodo saat berkunjung ke Natuna. Foto KALIT

Natuna, (MK) – Dengan diklaimnya perairan Natuna oleh Tiongkok, Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo mengunjungi Kabupaten Natuna, Provinsi Kepri, Kamis (23/6). Hal itu juga, setelah tertangkapnya kapal ikan Cina yang mencuri ikan di perairan Natuna pada Jumat 17 Juni 2016 pekan lalu.

Penangkapan kapal Cina tersebut, Kapal Coast Guard Cina sempat meminta Han Tan Cou dilepaskan. Namun, permintaan itu tidak digubris TNI AL yang menangkap kapal berbendera Cina tersebut. Kapal Han Tan Cou 19038 beserta tujuh awak kapal merupakan salah satu dari 12 kapal yang mencuri ikan di perairan Natuna.

Penerobosan dan pencurian ikan di wilayah Natuna pekan lalu adalah kejadian ketiga setelah sebelumnya terjadi pada Maret dan akhir Mei 2016 lalu.

Dalam kunjungan ke Natuna, Presiden Jokowi yang didampingi Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan, Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Luar Negeri, Retno LP Marsudi, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo dan Kapolri Jenderal Badrodin Haiti.

Kunjungan Jokowi ke Kabupaten Natuna, sebagai wujud nyata dalam menanggapi konflik di laut Cina Selatan yang berbatasan dengan laut Natuna.

Rombongan Persiden tersebut langsung mengadakan rapat terbatas di Kapal Perang Imam Bonjol di seputaran Laut  Penagih. Kemudian pembagian sembako dan buku bertemu langsung dengan masyarakat Natuna di Penagih Kelurahan Bandarsyah dan dilanjutkan Sholat Dzuhur di Masjid Agung Natuna. Setelah itu, rombongan Presiden RI bertolak pulang menggunakan pesawat jenis boeing.

Sebelumnya, dalam protes yang dimuat kantor berita Prancis AFP, Jubir Kemlu Cina mengatakan perairan Natuna termasuk wilayah penangkapan ikan tradisional mereka sehingga penangkapan tersebut melanggar hak.

Sementara itu, seperti dikutip dari Kantor Berita Xinhua, Tiongkok menyebut status Natuna masih belum jelas karena diklaim oleh Tiongkok dan Indonesia. (KALIT)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

No More Posts Available.

No more pages to load.