Tanjungpinang, (MetroKepri) – Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kota Tanjungpinang menggelar pelatihan Achievement Motivation Training (AMT) pada kegiatan operasional dan pembinaan workshop industri, di Gedung Pusat Oleh – Oleh Kota Tanjungpinang Jalan Agus Salim, Kelurahan Tanjungpinang Barat, Selasa (6/11/2018).
Pelatihan tersebut akan dilaksanakan selama lima hari dan berakhir pada Sabtu (10/11/2018) yang diikuti oleh 30 peserta dari IKM.
Wakil Walikota Tanjungpinang, Rahma S.IP mengharapkan kepada peserta pelatihan untuk mengikuti kegiatan dengan penuh semangat dan tetap optimis.
“Kepada peserta pelatihan untuk dapat mengikuti kegiatan ini dan tetap optimis bahwa nantinya saudara – saudara diharapkan dapat yang pertama meningkatkan pemahaman dan sikap mental kewirausahaan serta meningkatnya motivasi dan kepercayaan diri untuk berwirausaha mandiri dan tangguh,” papar Rahma.
Rahma mengutarakan, meningkatnya pemahaman dan keahlian dalam manajemen masing – masing bidang usaha, mampu membuat strategi, cara menangkap dan memperdayakan peluang usaha, mendapat informasi permodalan dan dasar membuat perencanaan serta study kelayakan usaha sebagaimana etika bisnis dalam menjalankan usaha.
“Saya yakin dan optimis kegiatan ini membawa manfaat bagi industri kecil dan menengah Kota Tanjungpinang untuk menjalankan usaha yang mandiri, tangguh serta mampu bersaing di pasar global guna membangun perekonomian Kota Tanjungpinang yang lebih maju,” ujarnya.
Sebelumnya, Plt Disperdagin Kota Tanjungpinang, Samsudi mengatakan kegiatan ini merupakan kegiatan motivasi bagaimana mengembangkan Industri, Kecil dan Menengah (IKM) di Kota Tanjungpinang.
“Jadi, kegiatan ini baru sebagai motivasi dan belum ke materi keterampilannya. Akan tetapi motivasi cara mengembangkan sehingga nantinya wirausaha (IKM) kedepannya tahu,” ucapnya.
Terkait harus usaha apa saja yang dapat mengikuti pelatihan, Samsudi memaparkan, peserta yang ikut pelatihan ini tidak terbatas.
“Kita kan ada daftar IKM, jadi nanti bergantian yang akan mendapatkan pelatihan. Dan semua wirausaha yang tergabung dalam IKM akan mendapatkan pelatihan secara bertahap,” katanya.
Samsudi berharap, semoga workshop ini kedepannya betul – betul menjadi tempat belajar masyarakat atau wiarusaha yang ingin bermandiri.
“Jadi anak – anak kita silahkan datang menenun, membatik, bordir dan lain sebagainya. Yang jelas waktu yang ada harus kita manfaatkan,” ucapnya. (Novendra)
