Ekonomi Kepri Triwulan II Tahun 2016 Tumbuh 5,4 Persen

by -148 views
by
kepala-bps-provinsi-kepulauan-riau-panusunan-siregar-foto-rudi-prastio
kepala-bps-provinsi-kepulauan-riau-panusunan-siregar-foto-rudi-prastio

Tanjungpinang, (MK) – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kepulauan Riau mencatat, perekonomian Kepri pada triwulan II tahun 2016 tumbuh 5,4 persen lebih. Hal itu diukur berdasarkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku (ADHB) mencapai Rp 54,80 triliun dan berdasarkan atas dasar harga konstan 2010 (ADHK) mencapai Rp 40,53 triliun.

“Bila dibandingkan triwulan sebelumnya (q – to – q) ekonomi Kepri triwulan II – 2016 tumbuh sebesar 2,12 persen,” ucap Kepala BPS Provinsi Kepri, Panusunan Siregar melalui press release yang dikirim ke email redaksi metrokepri.com, Jumat (5/8).

Dari sisi produksi, kata dia, pertumbuhan ini didorong oleh membaiknya kinerja kategori industri pengolahan yang tumbuh sebesar 2,80 persen dan kategori konstruksi sebesar 4,72 persen.

“Kategori industry pengolahan dan konstruksi merupakan kategori yang menjadi penyumbang terbesar dalam pertumbuhan ekonomi (source of growth) Kepulauan Riau triwulan II – 2016, masing – masing sebesar 1,09 persen dan 0,79 persen,” ujar Panusunan.

Dia mengutarakan, dari sisi pengeluaran pertumbuhan ekonomi (q – to – q) terutama didorong oleh komponen pembentukan modal tetap bruto sebesar 4,08 persen.

Sementara, bila dibandingkan dengan triwulan II – 2015 (y – on – y), ekonomi Kepulauan Riau triwulan II – 2016 tumbuh sebesar 5,40 persen.

“Pertumbuhan ini melambat dibanding dengan periode yang sama tahun sebelumnya yang tumbuh mencapai 6,70 persen. Dari sisi produksi, pertumbuhan tertinggi dicapai oleh kategori administrasi pemerintahan, pertahanan, dan jaminan sosial wajib sebesar 18,37 persen,” katanya.

Sementara, bila dilihat dari sisi pengeluaran pertumbuhan tertinggi dicapai oleh komponen pembentukan modal tetap bruto sebesar 8,63 persen.

“Sampai dengan triwulan II – 2016 pertumbuhan ekonomi Kepulauan Riau tumbuh sebesar 4,98 persen lebih lambat dibandingkan dengan capaian tahun sebelumnya yang mencapai 6,77 persen,” ucapnya.

Kemudian, ekonomi Kepulauan Riau triwulan II – 2016 masih didominasi oleh kategori indsutri pengolahan sebesar 39,14 persen diikuti oleh kategori konstruksi sebesar 17,58 persen, dan kategori pertambangan dan penggalian sebesar 12,81 persen.

Sementara kontribusi terbesar dari sisi pengeluaran pada triwulan II – 2016 yaitu pembentukan modal tetap bruto 43,53 persen. Sedangkan, PDRB Kepulauan Riau pada triwulan II – 2016 memberikan kontribusi sebesar 7,97 persen terhadap PDRB Pulau Sumatera. (ALPIAN TANJUNG)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

No More Posts Available.

No more pages to load.