Tanjungpinang, (MetroKepri) – Galian lubang pipa PDAM di sepanjang Jalan D.I Panjaitan Km 9 Tanjungpinang yang sempat meresahkan pedagang kali lima dan pengusaha ruko, hal itu ditanggapi santai oleh Plt Direktur Utama PDAM Provinsi Kepri, Samsul Bahrum.
Bahkan, Samsul Bahrum berdalih ketika dikonfirmasi terkait penggalian lobang itu diresahkan oleh pedagang. Dia mengatakan bahwa pekerjaan proyek tersebut dikelola oleh Dinas Perumahan dan Pemukiman (Perkim) Provinsi Kepri.
“Pipanya milik PDAM, tapi dikelola oleh Perkim Provinsi Kepri,” paparnya kepada awak media ini di salah satu kedai kopi, Kamis (11/10/2018).
Terkait adanya komplain yang timbul atas galian pipa tersebut dari sejumlah pedagang, Samsul terkesan mengalihkan pembicaraan.
“Masyarakat Tanjungpinang saat ini yang menjadi pelanggan PDAM sebanyak 57 ribu pelanggan. Yang harus dialiri air saat ini ada 17 ribu pelanggan dengan dana tahun ini sebesar Rp7 miliar,” ujarnya.
Setelah kembali ditanyakan adanya komplain dari pedagang untuk kedua kalinya, Samsul baru menjawab seolah – olah tidak ingin disalahkan.
“Karena banyaknya kebutuhan pelanggan saat ini, kemana kita harus menanam pipa tersebut. Apa ditanam di langit, diatas tanah atau didalam tanah. Orang bunuh nyamuk pakai asap aja sibuk, baru nyamuk tu,” ucapnya.
Sementara itu, informasi yang dihimpun awak media ini dilokasi galian pipa, pedagang kaki lima mengeluh berkurangnya omset jualan yang biasa dihasilkan setiap harinya. (*)
Penulis : Novendra
