Tanjungpinang, (MK) – Belasan masa yang tergabung dalam Gerbang Muda Tamadun (GEMTA) Kepulauan Riau mendatangi gedung DPRD Kepri di Dompak Tanjungpinang, Kamis (22/9).
Masa datang bermaksud menyampaikan pernyataan sikap terkait lambatnya penetapan calon Wakil Gubernur (Wagub) Kepri.
“Kami minta para pihak yang berkepentingan memberikan pencerdasan politik bagi masyarakat,” papar Direktur GEMTA Kepri, Badris Gifari di depan kantor DPRD Kepri.
Masa juga meminta Gubernur dan DPRD Kepri untuk menempatkan calon Wakil Gubernur yang memiliki kapasitas dan mengerti dengan kultur masyarakat tempatan.
“Calon Wagub ini nanti, kami minta satu hati bersama Gubernur membangun masyarakat beriman, berilmu, berakhlak dan sungguh – sungguh memperjuangkan ekonomi masyarakat,” ucap Badris.
Akan tetapi, kedatangan mereka tidak ada satu dewan pun yang hadir. Informasi yang didapat, dewan berada di Batam semua, sedang rapat Pansus. Atas ketidakhadiran satu dewan pun, belasan masa kecewa.
“Buat apa di bangun gedung bermewah – mewah, tapi tidak ada dewan satu pun,” kata salah satu masa.
Terpisah, Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak menyampaikan permohonan maaf atas ketidakhadirannya karena ada rapat di Batam.
“Kami sambut baik atas aspirasi mereka di gedung rakyat. Saya berterimakasih atas aspiranya, tapi saya mohon maaf karena ada rapat pansus di Batam,” ujar Ketua DPRD Kepri, Jumaga Nadeak kepada MetroKepri.com melalui telepon selulernya.
Jumaga juga mengaku sudah meminta kepada Ketua Fraksi partai pengusung agar cepat mengirim nama calon Wagub ke DPRD Kepri.
“Saya sudah sampaikan ke Ketua Fraksi partai pengusung agar cepat mengirimkan nama calon Wagub. Kami juga sudah mensurati Mendagri,” ucapnya. (RUDI PRASTIO)
