GMPK Kepri Bagi 250 Masker Kain ke Warga

by -104 views
Kabid Solusi/Konsultasi GMPK Kepri Iskandar Syah saat memakaikan masker ke warga di batu 2, Tanjungpinang
Kabid Solusi/Konsultasi GMPK Kepri Iskandar Syah saat memakaikan masker ke warga di batu 2, Tanjungpinang
Iklan Banner

Tanjungpinang, (MetroKepri) – Gerakan Masyarakat Perangi Korupsi (GMPK) Kepri ikut peduli terhadap wabah Covid-19 di Kepri khususnya di Kota Tanjungpinang.

Rasa peduli tersebut dilakukan oleh GMPK Kepri dengan cara membagikan masker ke warga dan pengendara yang belum memiliki masker pada saat beraktifitas di luar rumah.

Hal ini dikatakan oleh Ketua GMPK Kepri Rosyidi kepada awak media di Tanjungpinang, Selasa (11/05/2020).

“Sebanyak 250 masker kain kita bagikan hari ini di beberapa titik yang dibagikan langsung oleh kawan kawan,” ujarnya.

Kata Rosyidi, pembagian masker ini bertujuan untuk menekan penyebaran atau penularan Covid-19 di Tanjungpinang yang mana saat ini sudah banyak pasien sembuh dari virus tersebut.

“Semoga masa masa ini cepat berlalu dan kita semua dapat beribadah kembali seperti biasanya. Mari kita sama sama melawan Corona ini di Kepri,” ungkapnya.

Terpisah, Kabid Solusi/Konsultasi GMPK Kepri Iskandar Syah usai pembagian masker di jalan Brigjend Katamso km 2 Tanjungpinang mengatakan hal senada dengan Ketua GMPK Kepri.

Dia juga berharap Covid-19 ini sirna di Kota Tanjungpinang dan masyarakat dapat kembali beraktifitas seperti biasanya.

“Dengan begitu, perekonomian masyarakat Kota Tanjungpinang kembali pulih seperti sediakala. Semoga kita semua diberikan kesehatan dab dijauhi dari penyebaran Covid-19,” sebutnya sambil berdo’a.

Sementara itu, GMPK Kepri sebelumnya juga berbagi ratusan paket sembako ke warga yang terdampak Covid-19 di Tanjungpinang dan mengapresiasi kepada seluruh Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 yang telah bekerja sekuat tenaga dalam penyembuhan pasien. (*)

Penulis: Novendra

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.