Gubernur Ingin ASN Kepri Tingkatkan Kompentesi

by -125 views
MenpanRB, Asman Abnur Saat Bersama Gubernur Kepri, Nurdin Basirun
MenpanRB, Asman Abnur Saat Bersama Gubernur Kepri, Nurdin Basirun
MenpanRB, Asman Abnur Saat Bersama Gubernur Kepri, Nurdin Basirun
MenpanRB, Asman Abnur Saat Bersama Gubernur Kepri, Nurdin Basirun

Tanjungpinang, (MK) – Gubernur Kepri H Nurdin Basirun menginginkan para Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kepri, baik tenaga guru, kesehatan maupun birokrasi terus meningkatkan kompetensinya dengan pendidikan yang lebih tinggi. Apalagi sebagai daerah yang berbatasan dengan negara yang maju, kompetensi harus terus meningkat.

“Investasi sumber daya manusia menjamin suatu daerah akan lebih maju,” papar Nurdin usai menghadiri Ujian Doktor Terbuka Asman Abnur pada Program Studi Ilmu Ekonomi Islam pada Sekolah Pascasarjana Universitas Airlangga, di Aula Garuda Mukti Unair, Surabaya, Senin (27/2/2017).

Nurdin yakin, selesainya Asman melewati pendidikan doktoral akan semakin memotivasi dan mendorong ASN di Kepri meningkatkan komptensi dan level pendidikannya.

Nurdin, yang juga menyelesaikan pendidikan doktoralnya di Surabaya, selalu mendorong anak – anak Kepri untuk mengenyam pendidikan setinggi mungkin. Malah ke depan, pendidikan juga akan menjadi salah satu pertimbangan untuk duduk disuatu jabatan tertentu.

“Selamat buat Pak Asman Abnur,” kata Nurdin.

Asman sendiri merupakan mahasiswa angkatan 2010/ 2011 pada Program Studi Ilmu Ekonomi Islam pada Sekolah Pascasarjana Universitas Airlangga.

Setelah enam tahun enam bulan, lelaki yang berulang tahun pada 2 Februari ini menuntaskan pendidikannya. Guna menyelesaikan pendidikannya, Asman menulis desertasi dengan judul Pengaruh Belanja Modal Pemerintah dan Investasi Swasta terhadap Pertumbuhan Ekonomi Daerah dan Tenaga Kerja Terserap serta Kesejahteraan Rakyat di kabupaten/ kota Provinsi Kepulauan Riau dalam Perspekstif Islam.

Asman menjelaskan, dalam konsep ekonomi Islam, ujungnya adalah kesejahteraan. Siapapun yang merasakan manfaat dari pertumbuhan dan multiploer effect ekonomi Islam akan merasa bahagia dan menikmatinya.

“Konsep ekonomi Islam tujuan akhirnya adalah happines. Juga terjaganya keamanan dan tidak dianjurkan monopoli,” kata mantan Wakil Wali Kota Batam ini.

Salah satu temuan penelitian, bila belanja modal dan investasi swasta meningkat, maka tenaga lokal terserap juga semakin meningkat. Tenaga kerja yang terserap ini, ikut berpengaruh pada tingkat kesejahteraan.

Sebagai Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, dari hasil tuan desertasinya, Asman menekankan agar pemerintah daerah memperbaiki struktur anggarannya.

“Ke depan, dengan temuan ini supaya belanja pemerintah, berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi, harus berdasarkan hasil money follow program. Sudah menerapkan akuntabilitas kinerja, sehingga bisa secara terukur dan jelas hasil yang bisa dicapai,” ucap Asman.

Unian terbuka ini langsung dipimpin Prof Muhammad Nasih. Asman langsung dibawah promotor Prof Dr H Suroso Imran Zadjuli dan Ko Promotor Prof Dr H Ali Mufrodi.

Yang menarik, Kapolri Jendral Polisi HM Tito Karnavian menjadi salah satu penyanggah dalam panel ini. Selain Tito, para penyanggah antara lain Prof Ir Djoko Santoso, Prof Kadarasyah, Prof Tafdil Husni, Prof Hj Sri Kusreni, Prof R Agus Sartono, Prof Muslim Ansori dan Prof Dr Djoko Mursito.

Dalam kesempatan itu tampak hadir Ketua MPR Zulkifli Hasan. Hadir juga Menteri Hukum dan HAM Yasona Laoly, Menteri BUMN Rini, Wali Kota Surabaya Tri Rismarini, Bupati Natuna Hamid Rizal, Sekda Batam Jefriddin. (Red/ Humas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

No More Posts Available.

No more pages to load.