Tanjungpinang, (MK) – Di Hari Ulang Tahun (HUT) yang ke – 2 tahun, Paguyuban Jawa Mandiri Serantau (Pajamas) Kota Tanjungpinang menginginkan kedekatan dengan cara menjalin silaturahmi dan saling mengenal sesama anggota Pajamas yang saat ini mencapai 300 KK lebih.
“Dengan begitu, bisa saling membantu dan bergotong – royong sesama anggota Pajamas,” papar Ketua Pajamas, Haris Abdulrahim kepada awak media ini, Minggu (22/10/2017) di Jalan Putri Bima 2 Km 5 bawah, Tanjungpinang.
Haris juga berharap kepada Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang agar dapat mendukung kegiatan Pajamas yang bersifat membangun.
“Paguyuban ini adalah aset bagi pemerintah dan sudah seharusnya bekerjasama dalam membangun Kota Tanjungpinang ini,” ujarnya.
Dia mengutarakan, seperti tema kegiatan hari ini ‘Membangun Karakter Paguyuban Dengan Azas Kebhinekaan’, yang berarti ditubuh Pajamas tidak pernah memandang suku manapun yang ingin menjadi anggotanya.
“Karena, Paguyuban ini merupakan Perkumpulan Perantau. Jadi semua suku boleh menjadi anggota Pajamas,” ucapnya.
Dikesempatam itu, Ketua Pembina Pajamas, Amrialis menambahkan keberadaan dirinya di Paguyuban ini karena semua suku bisa masuk dengan tujuan saling mendukung, gotong – royong, kebersamaan dan mendukung program pemerintah dalam kebersihan.
“Paguyuban ini berjalan lurus kedepan, mandiri dan sangat mengedepankan azas kebersamaan,” katanya.
Maka dari itu, Amrialis sangat mengapresiasikan Pajamas adalah paguyuban mandiri karena didalamnya mayoritas petani, buruh dan nelayan.
“Karena kekompakan dan solid Pajamas bisa berjalan. Inilah yang dinamakan indahnya kebersamaan,” ucapnya.
Sementara itu, Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah berharap Paguyuban ini dapat bersama dalam mewujudkan program pemerintah serta dapat berpartisipasi dalam menunjang pembangunan.
“Paguyuban maupun organisasi harus selalu bergotongroyong dan tetap menginplemantasikan kemandirian dalam azas kebhinekaan,” imbuhnya. (NOVENDRA)
