Huzrin Gantikan Jauhary Sebagai Dirut PT Pelabuhan Kepri

by -347 views
by
Huzrin-Hood
Huzrin-Hood

Tanjungpinang, (MK) – PT Pelabuhan Kepri yang merupakan Badan Usaha Pelabuhan (BUP) Provinsi Kepri ini, mengalami pergantian Direktur Utama (Dirut).

Direktur pada perusahaan milik Pemerintah Provinsi Kepri ini, sebelumnya dijabat oleh Capt Jauhary. Kini diamanahkan kepada tokoh pembentukan Provinsi Kepri, yakni Huzrin Hood.

“Saya sudah berhenti di PT Pelabuhan Kepri. Sekarang, per 1 Desember 2016 saya ada di Batam,” ujar Jauhary kepada MetroKepri.com melalui pesan singkat aplikasi BBM – nya, Sabtu (3/12).

Dia mengutarakan, posisinya di PT Pelabuhan Kepri saat ini digantikan oleh Huzrin Hood.

“Untuk Dirut pertama dan sesuai Perda serta guna membangun perusahaan dari awal, ditunjuk oleh Gubernur Kepri,” paparnya.

Masih kata dia, pergantian direksi dapat ditunjuk kembali untuk empat tahun kedepan.

“Tapi jika terjadi pergantian, harus dengan Fit and Proper Test. Kalau saya mencalonkan kembali, tidak ikut test. Karena, tidak ada tawaran dari Gubernur, maka saya mengundurkan diri,” ucapnya.

Hal itu juga dibenarkan oleh Huzrin Hood. Jabatan itu diembannya sambil menunggu Dirut PT Pelabuhan Kepri yang definitive. “Ya, sementara menunggu defenitive,” katanya singkat.

Terpisah, terkait pergantian direksi pada PT Pelabuhan Kepri tersebut, Komisi II DPRD Kepri mengaku sudah mendapat kabar.

“Saya sudah diberitahu. PT Pelabuhan Kepri itu juga merupakan perseroan terbatas, jadi boleh – boleh saja melakukan pergantian direksi selama tidak meminta dana tambahan,” ujar Ketua Komisi II DPRD Kepri, Ing Iskandarsyah.

Hal itu, menurut dia, mungkin sudah melalui kesepakatan rapat umum pemilik saham (RUPS).

“Melihat BUMD, juga harus melihat dari dua sisi yaitu undang – undang (UU) perseroan dan Perda BUP,” katanya. (ALPIAN TANJUNG)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

No More Posts Available.

No more pages to load.