Natuna, (MK) – Setelah para calon pencari kerja mengikuti pendidikan dan pelatihan selama satu bulan, Wakil Bupati Natuna, Hj. Ngesti Yuni Suprapti meminta pemcari kerja untuk menggunakan ilmu dengan sebaik – baiknya.
Pendidikan dan pelatihan yang dilaksanakan sebulan itu juga, resmi ditutup Wakil Bupati Natuna, di balai latihan kerja (BLK) Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Natuna, Jumat (3/11/2017).
Pada acara itu juga turut hadir Asisten, OPD, peserta pendidikan dan pelatihan dan para awak media.
Dikesempatan itu, Hj Ngesti mengatakan, tujuan dari pendidikan dan pelatihan ini yaitu meningkatkan kemampuan sumber daya manusia agar dapat memiliki kemampuan dan daya saing dalam mengembangkan usaha.
“Mudah – mudahan dengan selesainya pelatihan ini, para peserta memiliki kemampuan bersaing yang bagus dalam mengembangkan usahanya kedepan untuk memajukan daerah ini dan khususnya meningkatkan kesejahteraannya,” papar Hj Ngesti dihadapan peserta.
Dia mengutarakan, pada saat ini mencari kerja itu sangat sulit. Dengan kondisi ini, menuntut kita untuk dapat menciptakan lapangan kerja sendiri, dan mampu bersaing dengan wiraswasta lainnya.
“Saya apresiasi buat kegiatan ini, kedepannya Disnakertrans Natuna bisa terus menciptakan masyarakat yang bisa meningkatkan kemandirian serta jiwa wirausaha. Untuk para peserta, gunakan ilmu yang didapat dengan sebaik – baiknya”, ucap Ngesti.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Natuna, Hussaini, menjelaskan pendidikan dan pelatihan ini memberikan banyak praktek dari teori. Sehingga para peserta ini lebih terampil dan mahir serta menguasai jurusan yang dipilih.
“Keterampilan bagi pencari kerja ini diarahkan untuk membekali, meningkatkan dan mengembangkan kompetensi kerja serta meningkatkan kemampuan produktivitas dan kesejahteraan baik bagi pencari kerja maupun keluarga,” ucapnya.
Untuk para instruktur yang mengajar pada pelatihan Disnakertrans Natuna bekerjasama dengan Balai Besar Pelatihan Tenaga Kerja Tangerang Banten dan LKP Nadira Tanjungpinang.
Husaini menambahkan, selain praktek, para peserta juga diberikan materi tatap muka.
Pelatihan dan pendidikan ini berlangsung selama 30 hari dari tanggal 5 Oktober hingga 3 November 2017 di Balai Latihan Kerja (BLK) Disnakertrans Natuna. Peserta pelatihan dan pendidikan berjumlah 31 orang yang terdiri dari jurusan menjahit 15 orang, las delapan orang dan jurusan listrik delapan orang. (MANALU)
