Natuna, (MetroKepri) – Kecamatan Bunguran Batubi memiliki tempat karantina khusus bagi masyarakat yang baru datang dari luar Natuna. Karantina khusus dibuat untuk mengantisipasi dan memutuskan mata rantai penyebaran Virus Covid-19 yang berasal dari luar Natuna.

“Semenjak terjadinya pandemi Virus Covid-19, hampir setiap minggu masyarakat Natuna khususnya di Kecamatan Bunguran Batubi yang pulang kampung melalui KM. Bukit Raya. Kalau sudah masuk Bukit Raya, pasti masyarakat sibuk dan repot mencari informasi siapa saja yang pulang ke Kecamatan Bunguran Batubi,” kata Anggota DPRD Natuna Lamhot Sijabat saat di jumpai di kantornya, Senin 06 April 2020.
Walaupun para penumpang yang turun sudah dicek kesehatan oleh Tim Satgas Covid-19 ketika KM. Bukit Raya bersandar di Pelabuhan Selat Lampa, Lamhot Sijabat mengatakan masyarakat Kecamatan Bunguran Batubi masih was-was sampai 14 hari berlalu masa kedatangan mereka.

“Karena rasa was-was inilah, diambil keputusan bersama untuk membuat tempat karantina khusus untuk masyarakat Kecamatan Bunguran Batubi yang baru pulang dari luar daerah. Wajar masyarakat was-was karena apabila tiba-tiba ada yang positif virus tersebut maka daerah ini akan menjadi zona berbahaya yang berimbas pada semua aspek,” ujarnya.
Ia menerangkan, lokasi karantina khusus di Kecamatan Bunguran Batubi untuk masyarakat yang baru tiba dari luar daerah ada empat. Di Desa Gunung Putri ada dua yakni di UPTD Pertanian dan Green SPAM, Desa Batubi Jaya di SDN 01, dan sekarang diusulkan di Desa Sedarat Baru di Perumahan Nelayan. (Manalu)
