Kejaksaan Bungkam Terkait Wajib Lapor Tersangka Anton

by -145 views
Hendi_Davitra_SH
Hendi_Davitra_SH

Tanjungpinang, (MK) – Wajib lapor yang ditetapkan pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjungpinang terhadap Direktur Utama (Dirut) PT Lobindo, Yon Fredy alias Anton sebagai tersangka dalam kasus dugaan penggelapan hasil biji bauksit sebanyak 50 ribu ton milik PT Gandasari Resourcesindo, hingga saat ini belum diketahui apakah tersangka Anton memenuhinya atau tidak.

Pasalnya, saat media ini melayangkan pesan singkat melalui telepon seluler Kepala Seksi Pidana Umum (Kasi Pidum) Kejari Tanjungpinang, Ricki Setiawan Anas SH belum membalasnya hingga berita ini diposting, Kamis (30/7).

Sehingga, penetapan wajib lapor setiap Senin dan Kamis bagi tersangka Anton dipenuhi atau tidak, belum dapat diketahui hingga saat ini.

Selain itu, tersangka Anton dikabarkan berdomisili di luar Tanjungpinang yakni di Kota Batam. Namun, apakah pihak Kejaksaan Negeri Tanjungpinang akan melakukan pencekalan terhadap tersangka Anton juga belum diketahui.

Diberitakan sebelumnya, Kuasa Hukum PT Gandasari Resourcesindo, Hendie Devitra SH menduga ada kejanggalan dalam proses pelimpahan tahap dua atas kasus penggelapan hasil biji bauksit yang dilakukan Direktur Utama (Dirut) PT Lobindo, Yon Fredy alias Anton.

Pasalnya, beberapa kasus penggelapan selama ini pihak kejaksaan ada melakukan penahananan terhadap tersangka penggelapan.

Akan tetapi, terhadap tersangka Anton ada pengecualian dan dia (Anton) tidak ditahan.

Hendie mengaku, untuk kepentingan tahap dua, tersangka Anton sebelumnya ditangkap pihak Polres Bintan. “Namun, proses pelimpahan tahap dua tersangka Anton tersebut tidak lazim dan tidak adil,” ujarnya.

Karena, menurut Hendie, beberapa kasus penggelapan selama ini pihak kejaksaan melakukan penahanan.

“Seperti tersangka dr Limaran dan Helman, mereka ditahan kejaksaan. Namun untuk tersangka Anton ada pengecualian,” ucapnya. (ALPIAN TANJUNG)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

No More Posts Available.

No more pages to load.