Tanjungpinang, (MK) – Pasca kerusuhan antar agama yang terjadi di Tanjung Balai Asahan, Sumatera Utara belum lama ini, para Intelijen TNI dan Polri berupaya menjaga Kota Tanjungpinang agar tetap kondusif.
Komandan Batalyon Marinir Pertahanan Pangkalan (Danyonmarhanlan) IV melalui Pasintel Marinir IV, Kapten (Mar) Saul mengatakan, Kota Tanjungpinang saat ini kondusif dan aman.
“Tanjungpinang tidak akan terjadi seperti itu. Contohnya di Jalan Tambak, ada masjid di tengah – tengah perkampungan warga cina dan sudah dari dulu ada. Tapi tidak terganggu dengan suara azan yang ada,” papar Kapten (Mar) Saul, Rabu (3/8).
Dalam pencegahan, kata dia, telah dilakukan pendekatan dan pemantauan di daerah yang rawan seperti di Jalan Tambak dan daerah lainnya.
“Saat ini kita sudah memantau, jika ada tanda – tanda akan terjadinya kerusuhan seperti di Sumatra Utara, kita sudah siap mencegah,” ucapnya.
Dia mengutarakan, untuk menambah wawasan dalam pemahaman toleransi beragama, akan melakukan sosialisasi bersama intansi pemerintah.
“Ya, kita akan adakan acara minum kopi bersama dengan SKPD, Tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, dan kita sosialisasikan pentingnya toleransi antar agama,” katanya. (SYAIFUL AMRI)
