“Informasi tersebut kita dapatkan kembali dari bapak Ferry bahwa kapal KM star 58 telah ditemukan oleh kapal KM Pasola di posisi 00 48d700 N – 105 38 800 E. Saat ditemukan kapal dalam keadaan mati mesin,” kata Kepala Kantor (Kakan) Pencarian dan Pertolongan Kelas A Tanjungpinang, Budi Cahyadi melalui salah satu Kabid, Eko kepada sejumlah awak media ini Sabtu (22/12/2018) lewat Grub WhatsApp.
Eko menjelaskan kapal KM Star 58 selanjutnya ditarik ke pelabuhan Barek Motor Kijang.
“Pada tw 1222 03.00 G Kapal KM star 58 tiba di pelabuhan Barek Motor Kijang dan ABK dalam keadaan selamat,” ungkapnya.
Data – data Kapal
1. Nama : KM Star 58
Ukuran : GT.30
Muatan. : Ikan
POB : 3 orang
Rute : Keramot Letung
menuju Tanjungpinang
Dengan telah ditemukannya kapal dan korban maka operasi sar dinyatakan selesai dan ditutup.
Sebelumnya diberitakan, Telah diterima info dari saudara Ferry bahwa telah terjadi los contact kapal KM Star 58, Kamis (20/12/2018) sekitar pukul 11.00 Wib siang.
Kapal KM Star 58 tersebut berukuran GT 30 muatan ikan dengan anak buah kapal (ABK) sebanyak 3 orang rute Jaja-Tanjungpinang. Berangkat dari Keramot Letung pada Selasa (18/12/2018) pukul 19.00 Wib dan estimasi tiba di Tanjungpinang Rabu siang namun hingga saat ini belum sampai.
“Sedangkan nomor handphone Nakhoda dan ABK tidak dapat dihubungi,” kata Sumber, Jum’at (21/12/2018).
Atas info tersebut, kantor Pencarian dan Pertolongan kelas A Tanjungpinang pada Kamis (20/12/2018) terima laporan dikarenakan posisi terakhir kontak dengan agen pada saat mau bergerak pada hari selasa (18/12/2018) sekitar pukul 18.00 Wib.
“Selanjutnya tidak ada komunikasi lagi dengan agen. Estimasi tiba hari Rabu, ternyata belum sampai hingga agen melaporkan ke kita telah terjadi lost contac dikarenakan posisi tersebut tidak diketahui. Langkah yang kami ambil melaksankan koordinasi dan memapelkan berita,” kata Kepala Kantor (Kakan) Pencarian dan Pertolongan kelas A Tanjungpinang, Budi Cahyadi kepada sejumlah awak media, Jum’at (21/12/2018) lewat Grub WhatsApp.
Lanjut Budi, pada hari Jum’at (21/12/2018) sekitar pukul 11.30 Wib siang, Kapal KN Bhisma bergerak untuk melaksanakan pencarian dan penyisiran mengikuti perjalanan kapal yang selalu dilewati.
“Pencarian sampai ke Pulau Merapas, Mapur dan Numbing. Kita juga menanyakan ke Nelayan-nelayan, mereka juga tidak menemukan kapal tersebut bahkan barang-barang muatan kapal berserakan dilaut juga tidak ada,” ungkapnya.
Untuk sementara pencarian masih NIHIl. Unsur yang ikut di KN Bhisma Basarnas Tanjungpinang, 2 orang personil dari Ditpolair Polda Kepri.
Penulis: Novendra
