Natuna, (MK) – Dua Anggota Komisi III DPRD Provinsi Kepri, Sofyan Samsir dan Tawarich mengunjungi Kabupaten Natuna, Sabtu (23/4). Pada kunjungan itu juga turut hadir Kepala Seksi Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) IV.
Kunjungan dua Anggota DPRD Kepri Dapil Natuna – Anambas tersebut, guna pencarian sumber air untuk pembangunan bendungan. Peninjauan dimulai dari wilayah Ceruk, Bendungan Tapau Air Lengit dan Bendungan Klarik.
“Kita datang untuk memantau agar pembangunan bisa diprioritaskan di Kabupaten Natuna, baik itu pembangunan lokasi bendungan dan sarana jalan jembatan dan pengolahan air dari provinsi dan pusat,” papar Sekretaris Komisi III DPRD Kepri, Sofyan Samsir, Minggu (24/4).
Dia mengutarakan, kunjungannya bersama pihak Balai Wilayah Sungai Sumatera ke Kabupaten Natuna agar dapat melihat langsung keadaan di lapangan dengan tujuan mendapat pembangunan pada tahun 2017 mendatang.
“Diharapkan, pembangunan nantinya tidak hanya bersumber dari APBD Natuna, kita tingkatkan mulai dari anggaran provinsi sampai pusat,” ucapnya.
Dia mengemukakan, pemantauan bendungan Klarik yang menelan anggaran sebesar Rp26 miliar dari APBN tahun 2016 ini, kegunaannya untuk mengairi sawah seluas 1.250 hektare di wilayah Klarik Kecamatan Bunguran Utara, dan pembangunan bak tampung serta jaringan primer dan sekunder dengan total panjang 14 KM.
“Kita tinjau langsung dan monitor pembangunan bendungan ini. Kita harap, tahun 2016 ini sudah beroperasi,” kata Sofyan.
Sementara, Anggota DPRD Kepri, Tawarich meninjau jembatan terbuat dari kayu yang sangat rentan roboh di Sungai Tengah Desa Gunung Putri.
“Tahun 2016, pengajuan telah dimasukan. Kita tunggu saja, paling lambat tahun 2017 telah dibangun Jembatan Batubi ini,” ucapnya. (KALIT)
