Natuna, (MetroKepri) – Dengan tema “Melalui Kemanunggalan TNI – Rakyat, Kita Wujudkan Cegah Tangkal Radikalisme”, Kodim 0318/ Natuna menggelar kegiatan Komunikasi Sosial Kreatif atau Komsos Kreatif, berupa perlombaan melukis dan pembuatan karikatur di Aula Kodim 0318/ Natuna, Jalan Batu Sisir, Selasa (24/07/2018) pagi.
Puluhan peserta yang berasal dari pelajar, mahasiswa dan umum menghadiri acara tersebut setelah sebelumnya melakukan technikal meeting, Senin (23/07/2018) pagi.
Tim juri didatangkan dari Pengawas SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Natuna, Hamka dan Rizal Iskandar. Giat ini dilaksanakan selama tiga hari, di mulai dari 24 Juli – 26 Juli 2018.
Dalam sambutan Dandim 0318/ Natuna Letkol Inf Yusuf Rizal pada pelaksanaan kegiatan Komunikasi Sosial Kreatif di wilayah Kodim 0318 / Natuna Tahun Anggaran 2018 yang diwakilkan oleh Pasi Pers Kodim 0318/ Natuna, Lettu Inf Hasan Basri mengatakan bahwa dalam rangka mendukung tugas pokok TNI AD membangun pola kebersamaan/ kemanunggalan antara TNI AD dengan seluruh komponen bangsa lainnya dalam upaya menjaga dan mempertahankan keutuhan dan kedaulatan NKRI.
Salah satu upaya yang dilakukan dalam pembinaan komunikasi sosial kepada komponen bangsa, yaitu melalui penyelenggaraan kegiatan Komunikasi Sosial Kreatif (Komsos Kreatif). Komsos Kreatif merupakan bentuk komunikasi sosial dalam bentuk baru dan mampu menciptakan pesan baru melalui pesan gerak badan/ olahraga, lambang/ foto, tari, sosiodrama dan pentas seni/ pagelaran.
Sasaran dari program ini adalah :
- Terwujudnya kemanunggalan antara komunikasi masyarakat dengan TNI AD guna mencegah dan menangkal radikalisme,
- Terpeliharanya hubungan antara prajurit TNI AD dengan seniman/ seniwati, civitas akademika, santriwan/ santriwati, atlet dan pelajar serta seluruh komponen masyarakat lainnya,
- Tercapainya pemahaman kebijakan pimpinan TNI AD dikalangan seniman/ seniwati, civitas akademika, santriwan/ satriwati, atlet dan pelajar serta seluruh komponen masyarakat lainnya,
- Terwujudnya jalinan kerjasama yang baik,
- Terwujudnya saling pengertian dan kebersamaan dalam menyikapi kebijakan pimpinan TNI AD,
- Terwujudnya pemahaman yang sama terhadap perkembangan situasi yang berkembang diwilayah,
- Terbentuknya kader perlawanan wilayah disetiap wilayah Satkowil.
Tujuan program ini adalah menjalin komunikasi yang sehat dan harmonis melalui perlombaan – perlombaan untuk meningkatkan tali silaturahmi antara prajurit TNI dengan segenap komponen masyarakat dalam rangka mewujudkan cegah tangkal radikalisme.
Usai resmi dibuka, para peserta, baik itu dari pelajar, mahasiswa dan umum fokus dengan kegiatannya untuk menghasilkan karya terbaiknya.
Untuk perlombaan melukis, akan diambil empat juara, juara pertama sampai juara ketiga akan dikirim sebagai utusan di ajang perlombaan Korem 033/ WP. Begitu juga halnya dengan pembuatan karikatur.
Zainal Abidin, orang tua dari salah satu peserta lomba melukis, Qotrunnida Firdausi (9 tahun) mengatakan bahwa anaknya ikut kegiatan ini untuk melatih mental dan pengalamannya.
Ia berharap kegiatan ini menjadi motivasi dan bermanfaat bagi inspirasi anaknya kedepan.
“Anak saya sekarang punya pengalaman dan mental. Ia tak perlu takut lagi kalau ada perlombaan seperti ini. Ini menjadi motivasi dan inspirasinya kedepan. Saya ucapkan terimakasih buat Bapak – Bapak TNI AD yang buat kegiatan positif seperti ini. Jaya selalu di daerah perbatasan,” katanya.
Hal senada juga dikatakan salah satu peserta pembuatan karikatur dari kalangan pelajar, Reky Saputra. Ia mengatakan, ikut lomba karikatur untuk menunjukkan bakat dan pengalamannya. Saat ini, ia mengakui belum mengejar kemenangan.
“Saat ini saya belum mengejar kemenangan bang, yang penting tunjukkan bakat dan pengalaman. Soal menang kalah, saya serahkan kepada juri,” imbuhnya. (MANALU)
