Konten Berbau SARA Tidak Diproduksi Oleh Diskominfo Tanjungpinang

by -327 views
by
Teguh Susanto
Teguh Susanto

Tanjungpinang, (MK) – Beredarnya informasi yang tidak sepantasnya atau berbau ‘SARA’ di laman website Pemko Tanjungpinang, meluas melalui media sosial (medsos).

Akan hal tersebut, Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kota Tanjungpinang meluruskan terkait informasi atau content tidak pantas tersebut.

“Disampaikan bahwa isi content tersebut sama sekali tidak diproduksi oleh Diskominfo Kota Tanjungpinang. Dalam pemuatan content website, kami memiliki SOP yang setiap isinya harus diketahui oleh pejabat eselon III,” papar Kepala Bidang di Diskominfo Kota Tanjungpinang, Teguh Susanto melalui akun resminya, Rabu (17/01/2018).

Menurut Teguh, artikel tersebut merupakan produk dari oknum tak bertanggungjawab yang masuk secara ilegal. Dapat dikatakan ada pelaku hacker yang sengaja memasukkan content mempecah belah tersebut.

“Kita tidak tahu maksud dan tujuannya, namun artikel tersebut jelas rentan merusak tatanan sosial masyarakat dan kerukunan hidup berbudaya yang terbangun sangat baik selama ini,” ujar Teguh.

Oleh karena itu, pihaknya menyatakan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat Tanjungpinang atas kejadian yang sempat meresahkan ini.

“Sekaligus menjadi bahan pembelajaran bagi kami untuk memperketat keamanan website dimaksud. Terima kasih atas perhatiannya,” tuturnya.

Sebelumnya, beredar informasi yang tidak sepantasnya atau berbau ‘SARA’ di laman website Pemko Tanjungpinang dan meluas melalui medsos.

Kutipan berbau sara itu juga disebarkan dalam bentuk gambar (picture) yang discreenshot oleh akun Margaretha Ursula Suyatan di laman grup facebook info Pinang, Selasa (16/1/2018) sekitar pukul 20.47 WIB.

“Izin bertanya kakak2 semua, tadi saya melihat website resmi pemko tg pinang. yang isinya menurut saya sangat tidak etis tertama menjurus kepada stigma negatif terhadap suku batak dan sunda. apa pantas media resmi milik pemerintah menulis kyk gini?. sapa yg hrs bertanggung jawab? tidak semua suku batak dan sunda seperti yang ada dalam gambaran umum kependudukan di website pemko.’trims,” bunyi status dari Margaretha. (NOVENDRA)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

No More Posts Available.

No more pages to load.